When you want to collect your data and do not want to lost from the address. So collection the free article on the blog is the good Idea. And this is my collections post from free article copy.

Latest Posts

Wednesday, October 18, 2017

Muaraenim Raih WTP 4 Kali Berturut-turut

Muaraenim Raih WTP 4 Kali Berturut-turut
* Tergetkan WTP Emas
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Pemerintah Kabupaten Muaraenim kembali mendapat penghargaan nasional WTP berturut-turut empat kali atas keberhasilan dalam melakukan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Penghargaan diberikan langsung oleh
Kepala KPKN Lahat Infron Roshadi mewakili Menteri Keuangan RI dan diterima langsung oleh Bupati Muaraenim Muzakir, di ruang rapat Serasan Pemkab Muaraenim, Rabu (18/10/2017).
Bupati Muaraenim Muzakir mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja para aparatur sipil negara (ASN) di jajarannya. Namun menurutnya, penghargaan itu justru menjadi beban moral agar para jajaran ASN semakin komitmen untuk melakukan pengelolaan keuangan secara tepat dan baik.
"Kita bersyukur, ini penghargaan WTP yang keempat kali kita raih, dan mudah-mudahan yang kelima tahun depan mendapat WTP emas. Dan ini akan menjadi kebiasaan para ASN untuk sungguh-sungguh melakukan pengelolaan keuangan secara baik," kata Muzakir.
Kepala KPKN Lahat Infron Roshadi
empat tingkatan, yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar dan Tidak Memberikan Pernyataan (TMP) atau disclaimer. Dalam opini WTP, BPK juga dapat memberikan catatan tambahan yang dikenal dengan nama Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP). Opini ini diberikan jika dalam keadaan tertentu auditor harus menambahkan penjelasan dalam laporan audit. Namun, penjelasan yang diberikan auditor tersebut tidak memengaruhi pendapat. Kata kunci dari penetapan opini oleh BPK adalah kewajaran. Wajar dalam hal ini berarti laporan keuangan yang disajikan oleh lembaga pemerintahan secara umum pencatatannya sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Kewajaran juga berarti laporan keuangan yang disajikan sudah mencakup kecukupan pengungkapan, kepatuhan atas peraturan perundang-undangan serta memiliki sistem pengendalian internal yang efektif.
Kata Infron, Pemkab Muaraenim patut berbangga karena laporan Keuangan Tahun 2016 yang disusun dan disajikan oleh Kabupaten Muaraenim mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Indonesia berupa piagam penghargaan atas capaian standar tertinggi dalam pelaporan keuangan daerah Kabupaten Muaraenim. Predikat WTP yang disandang oleh Pemkab Muaraenim merupakan pernyataan profesional dari BPK mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yatu kesesuaian dengan standar akutanasi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern. Artinya auditor menyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, pemerintah Kabupaten Muaraenim dianggap telah menyelenggarakan prinsip akutansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembalian keputusan.(ari)
CAPTION FOTO :
WTP 1,2,3 : Pemerintah Kabupaten Muaraenim kembali mendapat penghargaan nasional WTP berturut-turut empat kali atas keberhasilan dalam melakukan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan oleh Menteri Keuangan IR di ruang rapat Serasan Pemkab Muaraenim, Rabu (18/10).
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tuesday, October 17, 2017

Berita OKI 3


PPP OKI Gagal Ikuti Pemilu 2019
# Tidak Mendaftar ke KPUD OKI
KAYUAGUNG, SRIPO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dipastikan tidak akan mengikuti pertarungan politik yakni Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang di Bumi Bende Seguguk.
Pasalnya, hingga hari terakhir pendaftaran Partai Politik (Parpol) di Sekretariat KPUD OKI, tidak ada seorangpun perwakilan Partai Berlambang Ka'bah tersebut yang mendatangi kantor penyelenggara Pemilu untuk mengikuti seleksi partai maupun para calon anggota legislatifnya.
"Hingga Senin (16/10) pukul 24.00, tidak ada seorang perwakilan dari PPP yang datang untuk mendaftar ke KPUD OKI, sehingga dengan sendirinya partai ini gagal untuk mengikuti Pileg maupun Pemilu 2019 mendatang," ungkap Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan SIP MSI, Selasa (17/10).
Menurut Dedi, dari 27 Parpol yang terdaftar secara Nasional, untuk di wilayah Kabupaten OKI ada 17 Parpol yang melakukan pendaftaran ke KPUD OKI. "Jadi hanya PPP yang tidak mendaftar ke KPUD OKI, walaupun secara Nasional PPP telah melakukan pendaftaran ke KPU Pusat. Sementara partai lain telah mendaftar, ada yang berkasnya lengkap dan ada yang masih melengkapinya," terang Dedi.
Hingga kemarin malam, lanjut Dedi, 11 partai politik yang telah melengkapi berkas yakni Perindo, PDIP, Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, PBB, NasDem, PAN, PSI dan Partai Garuda. "Sementara sisanya yakni Hanura, PKB, Idaman, PKPI dan Partai Republik masih kita tunggu untuk melengkapi berkas hingga hari ini (Selasa, 17 Oktober pukul 24.00)," terang Dedi.
Ditambahkan Idham Khalik SE, Divisi Perencanaan Logistik dan Keuangan, tidak mendaftarnya PPP kemungkinan disebabkan adanya dualisme kepengurusan di pusat. "Alasan pastinya kita belum tahu karena tidak ada pemberitahuan sama sekali. Ya bisa jadi karena adanya dualisme kepengurusan di pusat, sehingga di daerah mungkin bingung mau ikut kepengurusan yang mana," ujar Idham.
Mengenai tahapan Pilkada serentak 2018, lanjut Idham, pihaknya masih melakukan tahapan seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dimana saat ini sejumlah PPK yang telah mendaftar ditunggu untuk pengembalian berkas lamaran yang telah diambil dari Sekretariat KPUD OKI. "Hingga kemarin ada 37 orang yang telah mengembalikan berkas, sisanya masih kami tunggu untuk selanjutnya mengikuti ujian tertulis," pungkasnya.
Sekretaris DPD II Golkar OKI, RM Edikari didampingi Landi Andrius ditemui usai mendaftar kemarin mengatakan, Golkar OKI merupakan Parpol keempat yang berkasnya telah lengkap. Berkas persyaratan Golkar OKI memang telah disiapkan sejak lama, apalagi Golkar merupakan Parpol yang selalu menjadi peserta Pemilu. (mbd)


Warga Rela Berdesakan Ikut PPK, PPS.

EMPATLAWANG, SRIPO - Antusias warga untuk menjadi anggota PPK dan PPS cukup tinggi, sebanyak 1.300 an peserta sudah mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Empatlawang setelah dibuka pada Jum'at (13/10) sampai ditutup 21 Oktober mendatang.

Warga dari berbagai kecamatan rela antri dan berdesakan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota PPK dan PPS, di ruangan disiapkan panitia di kantor KPU Empatlawang.

Ketua KPU Kabupaten Empatlawang Mobius Alhazan, mengatakan, setelah pendaftaran tes tertulis PPK akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober untuk tempat dan lokasinya belum di pastikan.

Sedangkan untuk tes tertulis PPS dimuali tanggal 1 November sampai tanggal 8 November.

Ia mengaku sangat senang atas tingginya keinginan masyarakat Empatlawang untuk mensukseskan pesta Demokarasi.

" ternyata pelamarnya cukup tinggi, baru dibuka saja sudah 1300 an pelamar," kata Mabius Selasa (17/10). (cr27)


Ket foto: Pelamar rela antri mengikuti seleksi anggota PPK di KPU Empatlawang, Selasa (17/10)

2 Berita OKI

Disunat Dapat Bonus Alquran
KAYUAGUNG, SRIPO -- Paguyuban Sinar Mas Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan bantuan bingkisan kepada anak – anak yang mengikuti sunatan massal pada acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Perwakilan dari Paguyuban Sinar Mas Sumsel, Iwan Setiawan dari PT BMH, Selasa (17/10) mengatakan, bingkisan ini diberikan kepada anak-anak yang mengikuti sunatan massal pada acara pelantikan Pengurus PWI Kabupaten OKI.
"Bingkisan tersebut berupa Alquran dan Juz Amma yang diproduksi dari Kayu Akasia hasil tanaman hutan Industri PT BAP, PT SBA WI dan PT BMH, yang dibuat oleh PT OKI Pulp Paper & Mills, yang diberikan kepada anak-anak setelah mengikuti sunatan massal pada hari ini," kata Iwan.
Ditambahkan oleh Direktur PT OKI Pulp Paper Mills, H Gadang Hartawan menjelaskan, Alquran dan Juz Amma yang diproduksi tidak untuk dijual, tetapi hanya untuk dibagikan pada acara-acara sosial dan sebagainya.
"Ini merupakan program yang kita lakukan se- Indonesia, dengan menargetkan pembagian 2 juta Al quran dan Jus Amma dan bahan yang kita buat untuk al quran ini dibuat dari kertas yang khusus dapat bertahan hingga ratusan tahun," jelas Gadang.
Sementara itu Ketua PWI OKI, Mat Bodok melalui Sekretaris Lidia Theadora Sinaga menyebutkan, pada pelantikan, Senin (16/10/2017) ini pihaknya juga menggelar acara sosial seperti sunatan massal dan juga donor darah. "Harapan saya kedepannya agar PWI OKI bisa lebih eksis lagi," singkat Lidia. (mbd)
SRIPO/MAT BODOK
SUNAT -- Salah satu peserta sunatan massal yang menerima bingkisan Alquran dan jus amma dari perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills dan Perusahaan Sinar Mas yang diberikan oleh Wartawati Ogan Ekpres Niskia.

Mawardi Berharap Golkar Turut Mendukung

Mawardi Berharap Golkar Turut Mendukung

PALEMBANG—Mantan Bupati Ogan Ilir (OI) Ir H Mawardi Yahya saat dikonfirmasi membenarkan bila pencalonan dirinya sebagai calon Wakil Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang berpasangan dengan H Herman Deru diusung oleh PAN dan Partai Nasdem. Hal ini dibenarkan oleh Mawardi saat dikonfirmasi di kediamannya pribadinya, Selasa (17/10).  

Mawardi Yahya yang saat ini masih aktif dipengurusan partai Golkar dengan jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar ini, mengaku tidak ada masalah bila dirinya diusung oleh partai PAN dan partai Nasdem. Alasannya, sejauh ini, DPP Partai Golkar belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengenai siapa kader partai Golkar yang akan diusung pada Pilkada 2018 mendatang. 
"Menurut saya, itu tidak ada masalah. Karena, DPP Golkar belum memutuskan SK mengenai siapa kader yang bakal dicalonkan oleh DPP Partai Golkar pada Pilkada Sumsel 2018 mendatang," tandas Mawardi seraya menyebut, kalaupun nantinya  Golkar mengeluarkan orang lain selain dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur, ia belum bisa banyak berkomentar.  "Iya, nantilah selanjutnya setelah ada keputusan dari DPP Partai Golkar," tambah mantan Bupati Ogan Ilir selama dua periode ini. 
Ia menjelaskan, pencalonan dirinya sebagai Wakil Gubernur Sumsel berpasangan dengan H Herman Deru diusung oleh partai lain seperti PAN dan Nasdem. Mengingat, dirinya (Mawardi) merupakan kader partai Golkar.  "DPP Golkar belum memutuskan SK mengenai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumsel. Sedangkan, justru partai lain mengusung saya untuk maju di Pilgub nanti. Bagaimana dengan partai Golkar. Seharusnya partai Golkar harus lebih dari itu. Dan saya berharap partai Golkar pun turut mendukung pasangan H Herman Deru-Mawardi Yahya untuk maju di Pilkada Sumsel 2018 mendatang," harap Mawardi dengan nada optimis. 
Ia menambahkan, sejauh ini dirinya menyampaikan ucapan syukur telah diusung oleh dua partai dalam pencalonan dirinya sebagai Wakil Gubernur Sumsel yang berpasangan dengan H Herman Deru. "Alhamdulillah, selama ini sebenarnya saya tidak pernah berbicara. Yang istilahnya, saya belum diutamakan. Alhamdulillah pak Herman Deru punya analisa tersendiri untuk menghadapi Pilgub Sumsel nanti. Saya bersyukur, dengan mungkin berbagai pertimbangan, beliau meminang saya untuk berpasangan dan maju di Pilgub nanti," tambah Mawardi. 
Ia mengaku, sejak enam bulan yang lalu sudah ada komunikasi dengan H Herman Deru. Lanjut Mawardi, Deru termasuk orang yang sangat berpengalaman dan telah menjadi Bupati selama dua periode, begitu pun juga dirinya pernah menjabat sebagai Bupati selama dua periode. "Tentu bisa membawa harapan bagi masyarakat Sumsel kedepannya," ujar Mawardi seraya mengapresiasi sikap Ir H Syahrial Oeasman MM selaku ketua DPD Partai Nasdem Sumsel yang rela mengusung dirinya sebagai calon wakil Gubernur Sumsel dan lebih berada ke barisan terdepan untuk memenangkan pasangan H Herman Deru-Mawardi Yahya di Pilkada Sumsel 2018 mendatang.

Seperti diketahui, beradasarkan aturan, syarat dukungan partai politik di Pilkada minimal 15 kursi. Untuk parpol pengusung PAN dan partai Nasdem pasangan H Herman Deru-Mawardi Yahya berjumlah 10 kursi, otomatis hanya tinggal 5 kursi lagi. Akan tetapi, Mawardi merasa yakin bila parpol-parpol lainnya akan turut mendukung.(cr7)



Terkirim dari Samsung Mobile.

Google+ Followers

Popular Posts

Recent Posts

TopOfBlogs Add to Technorati Favorites

Blog Archive