Buy and Sell text links

BERITA PAGARALAM 1

Pemuda itu Produsen Bukan Sebagai Konsumen

PAGARALAM, SRIPO - Pada tanggal 28 Oktober tahun 2016 yang jatuh pada hari Jum'at Bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-88. Pada peringatan hari sumpah pemuda tahun ini mengusung tema "Pemuda Indonesia Menatap Dunia" tidak terkecuali di Kota Pagaralam.

Peringatan hari sumpah pemuda ini dilaksanakan di alun alun utara Kota Pagarlam dihadiri oleh Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati, Wakil Walikota Pagaralam Novirzah Djazulu SE, Kapolres Pagaralam AKBP Pambudi, FORKOPIMDA, Camat dan Lurah Kota Pagaralam, serta jajaran dinas pemkot Pagaralam,TNI/POLRI,siswa–siswi perwakilan sekolah sekota Pagaralam, Organisasi Kepemudaan (OKP) dan di saksikan oleh masyarakat.

Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, yang diawali dengan atraksi dari Polisi Anak binaan Satlantas Polres Pagaralam AKP Zaldi , dilanjutkan teatrikal yang ditampilkan oleh siswa SMA Negeri 3 Kota Pagaralam.

Ketua Kejaksaan Kota Pagaralam, Doni Dortmund SH yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Pihaknya mengatakan bahwa jumlah pemuda di Indonesia sesuai dengan UU no.40 tahun 2009 tentang kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang atau 24,5 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 orang.

"Maka sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kancah dunia. Saat ini Indonesia membutuhkan pemudi unggul yang memilik kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia," ujarnya.

Anak muda yang mempunyai segudang potensi ini juga sudah menunjukkan eksitensinya terutama di mata dunia. Seperti Joe Taslim dan Iko Iwais aktor muda Indonesia yang sudah membintangi film-film Hollywood di Amerika,di bidang olahraga pun anak – anak Indonesia juga sudah ikut mengharumkan nama bangsa seperti pembalap Rio Haryanto serta peraih medali emas Olympiade Brazil 2016 Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Dibidang UMKM dan industri kreatif pun anak–anak muda Indonesia juga sudah mulai menunjukkan potensi serta eksistensinya seperti contohnya membuat perusahaan startup dan aplikasi yang kini banyak di minati investor luar, pendiri Gojek dan banyak lagi yang lainnya.

"Meski begitu, masih banyak pemuda di Indonesia hanya sebagai penikmat, dan tidak pernah mau menjadi pembuat. Para pemuda Indonesia itu harusnya berada pada posisi sebagai produsen bukan sekedar sebagai konsumen," pungkasnya.(one)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BERITA PAGARALAM 1"