Buy and Sell text links

Muaraenim Daerah Yang Kondusif Pilkada

Muaraenim Daerah Yang Kondusif Pilkada
* Muaratara Yang Paling Rawan
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Juniadi SE MSi mengatakan, bahwa Kabupaten Muaraenim adalah tergolong aman sebagai daerah penyelenggara Pilkada Serentak 2018, Rabu (9/5/2018).
"Jika diurutkan dari sembilan Kabupaten/Kota yang Pilkada serentak di Sumsel, Kabupaten Muaraenim menduduki urutan ke delapan," ujar Juniadi, pada kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif Pilkada Serentak 2018 yang digelar oleh Panwaslu Muaraenim di Kampus Yayasan Pendidikan Serasan Muaraenim.
Menurut Juniadi, indeks tingkat kerawanan pemilu versi Bawaslu, Muaraenim adalah daerah paling aman dalam tingkat kerawanan sebagai daerah penyelenggaraan pemilu. Muaraenim menduduki nomor urut delapan dari sembilan kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada di Sumsel.
Sedangkan daerah yang paling rawan adalah Kabupaten Muratara, Empat Lawang dan Palembang. Namun jika versi media sosial, Sumsel adalah daerah paling rawan kedua di Indonesia.
"Versi media sosial ini, tidak bisa dipertanggungjawabkan. Perang status melalui sosmed dan hal-hal lain yang diunggah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan sesolah-olah Sumsel sangat rawan dan butuh pengawasan lebih," ujarnya.
Masih dikatakan Junaidi, namun versi kepolisian sedikit berbeda dengan versi Banwaslu, mereka (polisi) mempetakan daerah yang paling rawan pada Pilkada ini adalah Pagar Alam, Lubuk Linggau dan Palembang. Kita tidak tahu, mereka menggunakan apa sebagai alat ukurnya, namun yang pasti tentu mereka juga mempunyai dasarnya.
Sedangkan Ketua Panwaslu Muaraenim Suprayitno bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pengawasan pemilu kepada pemilih muda yang ada di kabupaten Muaraenim. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kampus di Muaraenim dengan jumlah peserta sebanyak 350 peserta. Dan diharapkan dengan kegiatan ini para mahasiswa tersebut dapat menjadi perpanjang tanganan Panwaslu Muaraenim untuk menyampaikan kepada masyarakat dan ikut mengawasi pelaksanaan Pilkada serentak.
Ketika ditanya masalah tingkat kerawanan, Suprayitno, bahwa Banwaslu punya kriteria sendiri melakukan penilaian tersebut. Namun sepengetahuannya ada beberapa kriteria seperti apakah pasangan calon ada calon yang incumbent atau tidak, jumlah pasangan yang ikut banyak atau sedikit, dan sebagainya.
Sementara itu Bupati Muaraenim Ir Muzakir Sai Sohar melalui Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Muaraenim Eli Sardani mengharapkan agar Pilkada Serentak mendatang benar-benar diawasi sehingga bisa berjalan sebagaimana mestinya. Sebab suksesnya Pilkada tidak hanya oleh KPU dan Panwaslu saja, mengingat pilkada sudah menjadi bagian penting maka pengawasan menjadi tanggung jawab semua pihak.
Selain itu, lanjut Eli, diharapkan untuk semua anggota Panwaslu dalam bertugas dapat mempelajari dan memegang teguh peraturan-peraturan sebagai pedoman selama bertugas. Jangan bersifat diskriminatif, kenali pelanggaran-pelanggaran pemilu yang terjadi, tingkatkan partisipasi pemilih, ciptakan Demokrasi yang jujur dan bersih sehingga kita mendapatkan pemimpin yang berkualitas.(ari)
CAPTION FOTO :
Sosialisasi Panwaslu 1 : Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Juniadi SE, M.Si saat melantik Duta Panwaslu Muaraenim dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif Pilkada Serentak 2018.
Sosialisasi Panwaslu 2 : Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Juniadi SE, M.Si dan Ketua Panwaslu Muaraenim Suprayitno, menerima sekapur sirih dari penari selamat datang.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Muaraenim Daerah Yang Kondusif Pilkada"