Ada foto
Teks foto
SRIPO/WELLY HADINATA
LUMPUR - Lumpur yang memenuhi teras dan lantai toko milik warga yang membuat heboh warga sekitar di Jalan RH Najamudin Kecamatan Sako Palembang, Kamis (3/5).
Lantai Retak Keluarkan Lumpur
//Dampak Pengerjaan Pipa Pertagas
PALEMBANG, SRIPO - Lantai keramik di dalam toko milik Alif (40), tiba-tiba retak yang mengeluarkan lumpur. Dengan cepat lumpur pun memenuhi lantai toko usaha konter hape milik Alif yang berada di Jalan RH Najamudin Kecamatan Sako Palembang, Kamis (3/5).
Akibat warga sekitar pun mendadak heboh. Sebagian warga pun mengira lumpur yang keluar itu adalah lumpur gas. Namun lumpur sama sekali tidak mengeluarkan hawa panas dan dipastikan lumpur biasa.
"Saya nggak tahu, tiba-tiba lantai retak dan keluar lumpur. Saya juga bingung, mengapa bisa keluar lumpur. Informasinya akibat pengerjaan pipa gas," ujar Alif.
Bukan hanya toko konter hape milik Alif yang terkena dampak lumpur akibat pengerjaan proyek pipa pertagas, tiga toko milik wagra lainnya pun terimbas lumpur.
"Kami kaget sekali, tiba-tiba ada lumpur. Tapi bukan lumur panas dan lumpur itu keluar dari selokan dan masuk ke toko saya," ujar Andri (30), pemilik toko konter hape lainnya yang juga terkena dampak lumpur.
Dari pantauan Sripo, luapan lumpur yanmg mengenangi toko milik warga, dengan dengan dibersihkan sejumlah petugas dari kontraktor pelaksana proyek pengerjaan pipa. Bahkan pihak kontraktor un mengerahkan mobil vacum untuk menyedot lumpur.
Sementara itu pihak kontraktor pelaksana Anggi sebagai Supervisor Proyek yang ditemui di lokasi mengatakan, lumpur yang meluar di rumah warga itu dipastikan lumpur biasa. Lumpur bukan dari pipa, karena memang belum ada pipa yang belum dipasang. Lumpur keluar dari tanah, akibat proyek pengeboran untuk pemasangan pipa Pertagas.
"Jadi itu bukan lumpur seperti lumpur lapindo. Lumpur bisa keluar, karena sifat tanahnya tidak padat. Semuanya sudah kita bersihkan dan warga jangan khawatir," ujarnya.(bew)

0 Response to "0305bew2.kas"
Post a Comment