Buy and Sell text links

Negoisasi Tercapai, Warga Tegal Rejo Mulai Pindah
SRIPOKU.COM, MUARA ENIM,----
Perundingan pemindahan tanah dan bangunan milik rumah warga RT 14 Desa Tegalrejo Tanjung Enim, yang terkena dampak banjir pada bulan Mei tahun 2020 lalu, sudah membuahkan hasil. Setelah melalui  negosiasi  secara persuasif, sejumlah warga RT 14 Desa Tegalrejo tersebut sepakat untuk pindah ke tempat yang lebih aman dan nyaman, Jumat (28/8/2020).
Manajer Humas PTBA, Iko Gusman, mengatakan bahwa PTBA akan terus secara konsisten menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan dan Bupati Muara Enim. Dan secara teknis progres atas tindaklanjut tersebut sudah sangat signifikan dan terus berkelanjutan yakni dalam hal pembasan lahan, komunikasi dan koordinasi kita sejauh ini telah berjalan dengan lancar. 
"Alhamdulillah, sebagian besar warga Rt 14 sudah sepakat, dan beberapa warga masih dalam tahap negosiasi," ujar Iko.
Masih dikatakan Iko, bahwa pemindahan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan perhatian PT Bukit Asam untuk masyarakat di sekitar ring satu perusahaan sehingga misi dan visi PTBA tumbuh dan berkembang bersama masyarakat benar-benar terwujud.
Secara terpisah, Kepala Desa Tegalrejo Teguh Priono menyampaikan ucapan terima kasih kepada PTBA yang telah mau bernegoisasi yang melakukan ganti untung lahan dan bangunan yang sesuai. Dan masyarakat sangat terbantu dengan upaya penanganan dampak banjir yang telah dilakukan PTBA. Dan pihaknya telah berupaya memberikan pemahaman dan pengarahan kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan proses pemindahan ini dengan meminta harga penggantian yang tidak sesuai dengan NJOP. Karena sejauh yang Ia ketahui bahwa patokan harga yang ditetapkan PTBA sudah sesuai dengan standar NJOP.  
" Saya berharap, agar PTBA dapat melakukan penghijauan kembali setelah proses pemindahan lahan dan bangunan warga telah rampung," katanya.
Sementara itu Ketua RT 14 Desa Tegalrejo, Paiman mengatakan bahwa proses negosiasi berjalan dengan baik dan terbuka. Bahkan PTBA telah memberikan kebebasan untuk mengambil barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan oleh warga. 
"Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kami ucapkan ke PTBA yang selalu membantu warga RT 14. Tidak ada yang dirugikan dalam proses pemindahan ini karena semua sudah sesuai dengan hitungan, bahkan lebih," jelas Paiman.
Dikatakannya, bahwa bantuan dari PTBA tidak hanya berupa dana pemindahan saja, tapi sudah memberikan bantuan sembako, pakaian, kasur dan penggantian peralatan rumah yang rusak, sejak awal terkena musibah. Selain itu Paiman mengatakan CSR PTBA selama ini juga sudah sering sekali membantu RT 14. Bantuan tersebut antara lain berupa pemberian tenda, pengobatan gratis, pemberian tedmon, bedah rumah, pembangunan jalan, dan yang terakhir adalah bantuan hewan kurban. 
"Kami selalu menghimbau dan  memberi pengertian kepada warga dengan cara door to door, agar mereka mengerti dan dapat menyepakati negosiasi yang telah dilakukan," tuturnya
Sementara itu Sugiarto selaku warga yang ditunjuk untuk mengkoordinir proses perundingan pemindahan mengharapkan proses negosiasi pemindahan warga RT 14 Tegal Rejo dapat berjalan dengan lancar, tanpa kendala yang berarti. Ia mengatakan sampai saat ini,  lima warga pemilik  tanah dan bangunan telah dibayar oleh PTBA. Dikatakannya besaran nominal ganti untung sudah dihitung berdasarkan luas lahan dan bangunan. 
"Adapun kelima warga tersebut bernama Almirza, Mardeswen, Nopriadi, Dwi Hasan Basri, dan Nasir," ujar Sugiarto. 
Sedangkan menurut Mardeswen, salah satu warga yang sudah menerima pencairan dana pemindahan berharap kepada PTBA untuk melakukan penanganan debu khususnya di RT 14 Tegal Rejo dapat dilakukan lebih maksimal lagi, agar dampaknya terhadap warga dapat diminimalisir.(ari)
CAPTION FOTO :
Ganti Untung : 

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to " "