Kembangkan Berbagai Macam Pertanian
//Menjadi Sentra Beras Nasional
//Kembangkan Beras Organik, Duku Komering Serta Durian
Bupati OKU Timur HM Kholid MD tanam bibit durian jenis Musangking dan Bawor dilahan pertanian milik Made Sukarawan di Desa Tegal Besar Kecamatan Belitang II. Dengan luas sekitar 9 hektar dan estimasi satu hektar 100 batang batang durian, tentu di 4 sampai 5 tahun kedepan akan meningkatkan perekonomian masyarakat khusunya dibidang pertanian.
Bupati OKU Timur HM Kholid MD sangat mengapresiasi Made Sukarawan yang telah mengembangkan pertanian di OKU Timur dan diharapkan kedepan dapat memotivasi para pemuda di OKU Timur untuk gemar bertani khususnya bertani yang modern.
Sementara Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Sujarwanto mendukung upaya Made Sukarawan dalam mengembangkan budidaya buah durian dengan harapan Kabupaten OKU Timur bisa menjadi Agro wisata buah. Namun bibit durian tersebut perlu dilakukan perawatan agar tumbuh dan berkembang secara maksimal.
"Karena umur 3 sampai 5 tahun durian Musangking dan Bawor sudah bisa menghasilkan buah. Semua harus di dukung dengan pemupukan dan perawatan. Sebelum tanaman durian tumbuh besar lahan juga di gunakan tumpang sari dengan di tanami jagung," jelasnya.
Sedangkan Made Sukarawan, mengatakan pengembangan durian tersebut berawal karena melihat keluarganya berbisnis buah durian di Denpasar Bali, sehingga dirinya berkerja sama untuk menanam bibit durian. Untuk dikirim keluar Sumatera, karena hasil yang cukup menjanjikan. Meski harga bibitnya juga tergolong mahal, satu batang sampai Rp. 250 Ribu.
"Jadi jika nanti tanaman durian ini sudah berbuah akan kita jual keluar Sumatera, karena sudah ada pembeli yang siap menampung, sehingga tidak kesulitan lagi untuk masalah pemasaran," jelasnya. (adv/hen).
Panen Raya Padi Bebas Residu
Pemerintah Daerah (Pemda) OKU Timur melakukan kerja sama dengan PT Prima Agro Tech, di bidang pertanian padi bebas residu. Dimana peningkatan pertanian disini dengan mengurangi pengunaan pupuk kimia hingga 50 persen. Namun tidak mengurangi hasil produksi pertanian tersebut. Lalu, Bupati juga memanen Demplot padi yang bebas residu dan ramah lingkungan, menuju pertanian organik.
Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutanya, petani yang ingin sukses harus banyak belajar. Salah satunya dengan belajar membuat tanah yang akan dikelola untuk pertanian menjadi semakin subur.
"Dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia, karena dengan terlalu banyak pengunaan pupuk kimia akan membuat tanah semakin tandus. Maka perlu dilakukan perbaikan unsur tanah, dengan banyak memberikan pupuk kompos dilahan pertanian," katanya.
Sementara Sujarwanto Kepala Dinas Pertanian OKU Timur mengatakan, hasil pertanian organik untuk saat ini masih kesulitan dalam melakukan pemasaran, karena masyrakat masih cendrung memilih membeli hasil pertanian non organik.
"Karena harganya lebih murah di banding dengan hasil pertanian organik, itulah sebabnya untuk beras organik di OKU Timur masih kesulitan dalam pemasarannya," ucapnya.
Dirinya berharap kepada masyarakat dapat mendukung program ini, demi kesejahteraan petani. Demi terwujudnya peningkatan perekonomian di bidang pertanian, serta membuat sehat masyarakat OKU Timur dengan mengkonsumsi beras yang bebas residu.
Sedangkan, Ir Safrudin perwakilan PT Prima Agro Tech mengatakan, untuk meminimalkan penggunaan pupuk non organik atau pupuk kimia, pada lahan pertanian maka dirinya mengembangkan pertanian padi yang bebas residu.
"Saya meminta dukungan dari pemerintah daerah dalam mengembangkan budidaya pertanian padi bebas residu di OKU Timur," jelasnya. (adv/hen).
Siapkan Market Beras Organik
Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama kelompok tani (Koptan) Karya Bersatu melakukan panen raya Padi Organik menggunakan mesin pemotong padi komben di desa Pahang Asri Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Dalam sambutannya Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, Pemerintah OKU Timur kedepan akan terus berkonsentrasi pada pemasok pangan nasional, khususnya beras. Disisi lain Pemerintah juga menginginkan bagaimana pasokan pangan ini bebas dari bahan-bahan kimia. Terlebih lagi bahan yang terkandung dalam pupuk kompos tanaman padi organik juga membantu meningkatkan kesuburan tanah.
"Untuk pemasaran beras organik kita akan bentuk tim market-nya. Akan kita buat sistem pemasarannya sehingga dapat menarik konsumen untuk membeli beras organik ini," katanya.
Bupati menerangkan, di OKU Timur terdapat 3 jenis tanaman padi. Pertama jenis tanaman padi konvensional yang menggunakan pupuk kimia, tanaman padi yang menggunakan metode mengurangi pupuk kimia (mengurangi residu) dan tanaman padi organik yang sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia.
"Pupuk kompos padi organik ini juga banyak manfaatnya, pertama mampu meningkatkan kesuburan tanah. Membantu perekonomian para peternak,dengan cara membeli kotoran ternak untuk di jadikan kompos. Tidak sulit bertani padi organik ini," ujarnya.
Sementara Ketua kelompok tani padi organik Karya Bersatu Suprapto mengatakan, lahan yang ditanam padi organik di desa Pahang asri ini terdapat kurang lebih 6 hektare. Tanaman padi organik desa Pahang asri juga saat ini telah mendapatkan sertifikat dari lembaga sertifikasi organik inofice.
"Untuk pembuatan pupuk kompos padi organik ini tidak sulit. Namun untuk pemasaran ini memang masih menjadi kendala serta ancaman serangan hama wereng," katanya.
Di desa Pahang Asri ini sendiri terdapat kurang lebih 6 hektare sawah yang di tanam padi organik, jumlah ini menambah luas lahan tanaman padi Organik yang ada di OKU Timur yang saat ini berjumlah 100 hektar. (adv/hen).
0 Response to "Materi adv satu halaman HUT pemprov"
Post a Comment