Foto: IST
Teks Foto: LUKA BERAT - Karyawan PT LPI yang mengalami luka berat akibat dibacok oleh mandornya sendiri ketika akan menagih hutang.
Tagih Hutang, Karyawan LPI Justru Dibacok Mandor
MARTAPURA, SRIPO - Tragis dialami Made Rudi (40) warga Desa Karang Binangun Kecamatan Semendawai Timur yang merupakan pegawai perusahaan tebu PT Laju Perdana Indah (LPI) yang menderita luka bacok sebanyak beberapa kali ketika mendatangi pelaku untuk menagih hutang. Ironisnya, pelaku sendiri merupakan mandor di Riset PT LPI.
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun korban mengalami luka serius akibat dibacok pelaku ketika korban lengah. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Selasa (3/4) sekitar pukul 20.30 WIB di Desa Meluai Indah kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur.
Informasinya, peristiwa pembacokan karyawan oleh mandor tersebut berawal ketika korban menelpon pelaku dengan maksud untuk menagih hutang yang diminta pelaku agar korban menemuinya di gudang PT LPI. Mendengar pelaku memintanya datang, korban langsung menyanggupi dengan harapan pelaku membayar hutang kepadanya.
Namun sesampainya di Gudang PT LPI korban yang menemui dan menanyakan kepada pelaku masalah hutang tersebut pelaku pelaku menjawab bahwa uangnya ada di rumah (barak PT LPI) di Desa Meluai Indah Kecamatan Cempaka. Kedua pegawai yang merupakan mandor dan karyawan tersebut kemudian berboncengan menuju rumah pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Namun saat di perjalanan pelaku meminta korban menghentikan laju sepeda motornya. Setelah sepeda motor berhenti pelaku langsung turun dari sepeda motor dan mengeluarkan parang panjang serta langsung menganiaya korban dengan menggunakan parang tersebut.
"Setelah itu pelaku melarikan diri meninggalkan korban yang bersimbah darah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dibagian leher kanan hingga terlihat tulangnya, luka robek di tangan kanan dan kiri, luka robek pada dagu serta mengalami luka robek terbuka di kepala bagian belakang. Beruntung korban masih bisa diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit oleh karyawan PT LPI yang mengetahui adanya peristiwa tersebut," ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kapolsek Cempaka Iptu Sumarsono didampingi Bagian Humas Ipda Dedy SY ketika dikonfirmasi Rabu (4/4).
Sayangnya lanjut Kapolsek, hingga saat ini, baik korban maupun pihak keluarganya belum membuat laporan sehingga pihak kepolisian belum mengambil tindakan lebih lanjut. Polisi kata dia, sudah mengarahkan kepada pihak korban atau keluarganya untuk membuat laporan kejadian tersebut kepada polisi.
"Anggota kita masih melakukan olah TKP serta mencari saksi dan barang bukti lainnya dalam kejadian tersebut," katanya. (hen).



0 Response to "Berita Martapura Rabu (4/4) mandor bacok karyawan"
Post a Comment