Buy and Sell text links

Guru Agama Dirampok

Guru Agama Dirampok
* Pelaku Berjumlah Enam Orang
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Aksi begal di wilayah Talangubi dan sekitarnya (PALI) semakin berani. Jika sebelum korban tukang kasur, kini empat guru agama di Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 2 Penukal, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), di Simpang Benakat Timur, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (2/10/2017) sekitar pukul 07.30.
Adapun ke empat korban adalah tiga orang Guru Honorer Rida Adawiyah, Pipit Anita dan Eka Riyanti ketiga huru honorer PAI di SMPN 2 Penukal serta satu Penyuluhan Agama atas nama Amri Syahrial.
Dia menambahkan bahwa korban hendak menghadiri upacara hari kesaktian pancasila di halaman pemkab pali, korban di rampok di Jalan simpang raja – jerambah besi kecamatan Talang Ubi, adapun barang hilang yakni 2 unit motor berjenis Jupiter dan Scoopy beserta tas kerja.
Dari informasi yang dihimpun Sriwijaya Post di lapangan, bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban Amri yang berboncengan istrinya Rida memakia motor Yamaha Jupiter Z dan korban lainnya Pipi Anita yang berboncengan dengan Rianti menggunakan motor Honda Scopy, dan bersama tiga motor lainnya berangkat dari Desa Babat menuju ke Talangubi, PALI, untuk mengikuti apel gabungan yang dilaksanakan setiap bulan. Ketika sampai di lokasi kejadian keluar enam orang dari semak – semak memakai topeng. Dua orang diantaranya langsung menodongkan senpira laras pendek dan senpira laras panjang dan empat pelaku lainnya menggunakan balok kayu. Melihat hal tersebut, tiga motor temannya yang berada di belakang pengendaranya perempuan semua, langsung ketakutan berbalik arah. Sedangkan korban yang berada di depan terpaksa pasrah dan menyerahkan motor kesayangannya serta barang-barang berharga kepada enam perampok. Kemudian ke enam pelaku dengan berbonceng tiga lari ke arah jalan Sungai Limpah. Kemudian seluruh korban melapor ke Polsek Talangubi, dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengejaran hingga ke Pondok di kebun karet. Namun ketika digrebek tim Buser Polsek Talang Ubi ternyat pondok telang kosong, dan di dalam pondok dan di temukan barang-barang milik korban yang di ambil oleh pelaku berupa satu buah tas wanita warna hitam merk Charles & Keith dan satu buah Handphone merk i-Cherry warna putih.
Menurut salah satu korban Amri, bahwa
Mereka konvoi sekitar lima unit sepeda motor, tapi kebanyakan perempuan. Posisi kami di depan bersama teman kami yang juga perempuan semua. Ketika di lokasi kejadian keluar enam orang dari semak – semak memakai topeng. Dua orang diantaranya langsung menodongkan pistol dan yang lain menggunakan kayu.
"Karena kami takut, terpaksa kami serahkan sepeda motor kami. Sementara kawan-kawan lainnya di belakang rombongan, langsung memutar arah dan lari ketakutan," ungkap dia.
Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, pihaknya setelah mendapatkan laporan langsung ke TKP dan melakukan pengejaran. Tetapi pelaku sudah keburu lari ketika digerebek dan hanya menemukan barang-barang hasil kejahatan. Saat ini, pihaknya terus melakukan pengejaran.(ari)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Guru Agama Dirampok"