SEKAYU, SRIPO-- Debat publik yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Membuat masyarakat berharap penuh pada pemimpin yang akan terpilih, khususnya masalah infrastruktur jalan, pertanian dan perkebunan
Dani (55) warga Sekayu, mengeluhkan akan banyaknya jalan rusak di Muba, terakhir pada saat saya ke kecamatan sungai keruh banyak sekali jalan yang rusak bahkan kendaraan saya rusak akibat tidak bisa melewati jalan yang berlumpur.
"Kami ini rakyat kecil sudah bosan melihat jalan yang rusak di Muba, kemarin saya membawa mobil dari Sekayu menuju Sungai Keruh disana jalannya seperi kubangan kerbau. Mobil saya terjebak selama beberapa jam karena jalan itu, lantas bagaiamana dengan masyarakat yang setiap hari mengalami jalan itu," kata Dani.
Dampak yang ditimbulkan dari jalan rusak sangat banyak, seperti mahalnya komoditi dan susahnya akses kesehatan. Wajar saja masyarakat disana sering mengeluhkan mengenai barang-barang yang mahal, karena untuk keluar saja susah.
"Oleh karena itu kami masyarakat kecil berharap akan diperbaiki jalan, mau paslon no 1 atau no 2 yang penting jalan di Muba harus dipenuhi. Kami sudah capek terhadap janji-janji manis paslon yang akan maju, jika tidak ada solusi mengenai jalan yang rusak maka bukan tidak mungkin masyarakat tidak percaya terhadap pemimpin," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan, Akma warga Babat Toman, yang mengharapkan untuk fasilitas kesehatan harus terdepan. Percuma jika adanya berobat gratis, jika mau berobat saja kesulitan karena banyaknya adminstrasi. "Kemarin orang tua saya mau operasi padahal sudah menggunakan BPJS tetapi untuk operasi saja lama sekali. Seharusnya pelayanan rumah sakit, puskesmas, dan poskesdes harus lebih maksimal lagi bila perlu daerah-daerah terpencil harus adanya dokter siaga," ungkapnya.
Bukan hanya permasalahan kesehatan saja, permaslahan perekonomian harus diperhatikan. Seperti harga karet dan sawit yang tak tentun menyebabkan masyarakat menjadi pusing. "Jika terjadinya tindak kejahatan jangan salahkan masyarakat, hal tersebut karena harga karet dan sawit yang menurun. Pemerintah harus bisa menangani permasalahan mengenai pertanian dan perkebunan, karena kita ketahui Muba meruapakan daerah penghasil pertanian dan perkebunan," harapnya. (cr13)
0 Response to "Debat"
Post a Comment