Buy and Sell text links

Keberangkatan Beni ke Thailand Disoal

SEKAYU, SRIPO-- Berangkatnya Plt Bupati Muba no aktif Beni Hernedi ke Thailand dalam menghadiri sebagai pembicara dalam acara Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), disoal. Pasalnya keberangakatan Beni, mengundang tanya masyarakat luas karena membawa nama Plt Bupati Muba, padahal dalam status cuti menjelang masa kampanye Pemilihan Kelapa Daerah (Pilkada).

"Saat ini yang kita tanyakan apa, kapasitas Beni Hernedi ke Thailand, karena membawa nama Pemkab Muba. Seharusnya Plt Bupati Muba sekarang, karena Beni sedangkan menjalankan cuti sebagai Plt Bupati Muba non aktif," kata Satoto Waliun, tokoh pemuda Kecamatan Sekayu, Rabu (16/11).
 
Dirinya menjelaskan, status seorang kepala daerah yang maju Pilkada harus cuti total meninggalkan semua fasilitas negara dan diatur oleh PKPU serta undang-undang. Sedangkan ini berangkat ke Thailand dengan membawa nama Pemkab Muba. "Kita sangat menyayangkan hal tersebut, seharusnya pihak Panwaslu harus melihat jelihat masalah ini. Apakah melanggar atau tidak, karena beliau calon wakil bupati yang mengikuti Pilkada," jelasnya.

Ketua Panwaslu Muba, Andi Gunawan mengatakan, pihaknya belum mengatahui dan belum ada laporan terkait itu. Tetapi pihaknya, akan menindaklanjuti dengan memanggil instansi terkait mengenai keberangkatan Beni Hernedi. "Kita akan kroscek dahulu ke Disbun menanyakan kapasitas Beni Hernedi sebagai apa, dan keberangkatan apakah menggunakan uang negara atau tidak. Yang pasti kita proses," katanya.

Sementara, Plt Bupati Muba Ir David BJ Siregar menanggapi keberangkat Beni Hernedi mengatakan, ia telah mengetahui acara tersebut dan telah dijelaskan oleh kepala Disbun.
 
"Dari Kadisbun sudah diberi tahukan bahwa Beni Hernedi itu bukan lagi Pelaksana Tugas, namun panitia mengindahkan jadi yang salah panitia. Untuk keberangkatan itu secara pribadi bukan mewakili Pemkab Muba," kata David.
 
"Harusnya saya yang berangkat karena dalam undangan untuk Plt Bupati, namun ada aturan yang menyatakan bahwa Plt tidak diperbolehkan berangkat keluar negeri. Kalau Kadisbun  sudah saya izinkan berangkat dan mewakili Pemkab Muba," ujarnya.
 
Terpisah, Plt Bupati Non Aktif Beni Hernedi, ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp Masangger menyampaikan, keberangkatan itu memakai uang pribadi tidak sepeser pun memakai uang negara. Sedangkan keberangkatan kapasitas sebagai anggota dan penasehat sebuah perkumpulan organisasi-organisai internasional yang membentuk konsorsium.

"Sahabat Muba atau Friends Of Muba yang bertujuan untuk menggalang partnership kerjasama internasional membantu mewujudkan model pembangunan landscape Muba yang berkelanjutan, dan saya menjadi juri bicaranya dalam undangan diforum RSPO, kami menjual konsep kelestarian lanscape Lalan untuk dibantuk Internasional seperti Bio energi untuk listrik, petani sawit yang berada dikawasan hutan dan lain-lain," ungkapnya.
 
Lanjutnya, hasilnya sendiri itu positif banyak pihak donor Internasional yang berniat membantu terutama pencegahan soal kebakaran hutan. "Jadi tidak salah, kalau tulisan yang terpampang dilayar ketika jadi pembicara? Soal itu, masih melekat tapi sedang cuti asal jangan pakai uang negara itu saja harus diperhatikan. Kamu kroscek saja ada atau tidak pakai uang Pemkab, kalau ada baru salah," bebernya.
 
Mengingat, sambung Beni, tidak ada larangan Plt Bupati non aktif untuk beraktifitas dimanapun selagi diluar tanggungan negara. "Seharusnya bersyukur Kuyung Beni pidato dan berbicara di depan 88 delegasi negara internasional tanpa uang negara," jelasnya. (cr13)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " "