H to h
Usul 1
Gingga Tahan Ledakan Emosi Matador
// Widodo : Mereka Bahaya dan Kita Harus Waspada
PALEMBANG. SRIPO--Sriwijaya FC (SFC) dituntut cerdas untuk meredam amarah Madura United dalam pekan ke -20 Torabika Soocer Championship (TSC), Rabu (14/9) mendatang. Lantaran, dalam pertemuan pertama di putaran pertama dengan pemuncak klasmen, SFC sukses mempecundangi Madura dengan skor telak 5-0 di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.
Kini, dihadapan ribuan K-Conk Mania julukan suporter Madura. Laskar Sape Kerrab ingin menuntut balas kekalahan memalukan tersebut. Mengandalkan beberapa pemain berbahaya, seperti Rodrigues Aracil Pablo pencetak topskor sementara, disusul Engleberd Sani, serta Slamet Nurcahyo disisi tengah. Pertahanan SFC mesti hati-hati jika tidak ingin dipermalukan.
Namun, untuk meredam luapan emosi Sape Kerrab. Widodo C Putro pun telah menyiapkan dinding tebal yang sulit dilewati. Tangguhnya, Mauricio Leal yang beduet dengan Fachrudin sampai saat ini terbukti menjadikan SFC sebagai tim paling sedikit kebobolan.
Karena itu, pertemuan kedua pemain sepertinya tidak bisa dielakkan. Rodrigues sebagai pemain spanyol yang dikenal sebagai negeri matador, terkenal begitu licin di kotak penalti lawan, akan ditahan dengan gaya Gingga Maurico yang ampuh mematakan pergerakan lawan.
"Madura United adalah tim yang berkembang. Mereka mengalami banyak perubahan, dan semakin kesini semakin konsisten menjaga irama permainan. Meski kita pernah mengalahkan mereka, tapi itu bukan jaminan kita akan bermain mudah. Apalagi mereka sebagai pemuncak klasmen tentu berambisi membalas kita. Tapi, kita juga punya pemain bagus. Mauricio dkk, siap menahan gempuran mereka," ujar Widodo C Putri, Senin (12/9)
Menjinakkan Madura dikandang sendiri tentu bukan perkara mudah. Ditambah lagi, hilang beberapa pemain SFC yang memperkuat PON dan akumulasi kartu. Tapi, optimisme tinggi tetap diperlihatkan Widodo. Baginya, dengan skuad saat ini sudah cukup untuk mencuri poin di stadion Gelora Bangkalan.
"Kami akan berusaha dan berjuang. Kami harus optimis dan saya yakin dengan pemain saya," tuturnya
Berdasarkan rekor pertemuan, Laskar Wong Kito cukup baik kala bertemu Madura. Tercatat, SFC menang tiga kali, kalah satu kali dan imbang satu kali. Terakhir kali SFC menang telak dengan skor 5-0 lawan Madura.
Tapi jika melihat lima pertandingan terakhir, justru Madura yang lebih baik. Madura berhasil membawa tiga kali kemenangan, mulai dari 2-1 melawan Persela, 1-0 melawan Barito, 4-1 melawan PS TNI. Madura hanya kalah dari Arema 2-1 2-1 imbang 1-1 melawan Perserui.
Sedangkan SFC dari lima pertandingan hanya menang dua kali, 3-1 melawan Persiba, 3-0 melawan Persib. Imbang 1-1 melawan Arema, 2-2 melawan PBFC dan kalah 1-0 melawan Bali United.
"Kita tidak usah melihat yang lalu. Saya ingin melihat hari ini dan kedepan. Kita tidak boleh terlena melawan Madura yang pernah kita kalahkan. Mereka bahaya dan kita harus waspada," pungkas Widodo. (cr10)
0 Response to "Gingga Tahan Ledakan Emosi Matador // Widodo : Mereka Bahaya dan Kita Harus Waspada"
Post a Comment