Buy and Sell text links

Pengantin Baru Tewas Ditabrak KA
* 1 Tewas, 1 Luka Berat
SRIPOKU, COM, MUARA ENIM,---
Sebuah mobil Jenis Daihatsu Grandmax warna Hitam Nopol B 2029 SZP ditabrak KA Serelo 
jurusan Palembang - Lubuk Linggau dengan nomor lambung CC2018341 yang dimasinisi Herli dan asisten masinis Harianto.
Akibatnya penumpang mobil Grandmax satu tewas dan satu luka berat di pintu perlintasan kereta api km 397+6 Jalan Ak Gani Rt 03, Rw 02 Kelurahan tungkal, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Jum'at (2/10/2020) sekitat pukul 12.30.
Adapun pengemudinya Denu Aldino (24) warga Jl Letnan Munandar,
Kelurahan Talang Jawa, 
Kabupaten Lahat, mengalami luka robek di kepala sebelah kanan, luka robek di pipi sebelah kanan dan mengeluarkan darah dari mulut dan telinga.
Sedangkan rekannya, Heriyadi (29) warga Desa Sari Bunga Mas, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, mengalami luka berat (luber) yakni luka robek dibagian pipi kanan dan luka robek di bawah telinga.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian tersebut bermula ketika kedua korban bekerja ngampas (masukkan barang kelontongan ke toko-toko) yang tujuannya kota Muara Enim dan Kota Tanjung Enim. Ketika dilokasi kejadian, mobil yang dikendarai korban datang dari arah lantas Muara Enim menuju ke Perumahan PDAM Muara Enim tepatnya di Jalan AK Gani pintu perlintasan KA, dari arah Palembang datang Kereta Api penumpang Serelo tujuan ke Lubuk Linggau. Sedangkan pada saat kejadian, tidak ada petugas Dishub Muara Enim yang menjaga sebab sedang melaksanakan sholat Jumat. Akibat tabrakan tersebut mobil Grandmax terseret terbaik sekitar 10 meter dari pintu perlintasan KA dan barang kelontongan berhamburan keluar mobil. Mendengar ada suara keras, warga sekitar berhamburan keluar dan memberikan pertolongan dengan membalikkan mobil sehingga tegak kembali dan mengeluarkan kedua korban dari dalam mobil serta memberitahu ke Satlantas Muara Enim yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan. Lalu Satlantas Polres Muara Enim melakukan evakuasi korban dan membawa kendaraan Grandmax ke Pos Lantas Jembatan Enim II Muara Enim.
Menurut Efan (25) yang merupakan rekan kerja kedua korban mengatakan bahwa sebelum kejadian jadwalnya korban Heriadi bersama dirinya yang ngampas. Tidak tahu apa sebabnya, dirinya digantikan oleh Denu dan dia tinggal di kantor. Kemudian ia mendengar temannya tersebut kecelakaan. Kemudian ia langsung melihat ke rumah sakit dan ternyata temannya Denu meninggal dan Heriadi dirawat.
Masih dikatakan Efan, sebelum kejadian, korban Denu memang sedikit aneh, sebab tanpa sebab meminta maaf dengan ibunya. Kemudian ketika berangkat, ia sempat selamat tinggal dengannya.
"Pas nak pegi pagi tadi, diotu dada dada dengan aku. Diotu pengantin baru sekitar empat bulanan," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi ke Humas PT KAI Drive III Sumsel Aida Suryanti, membenarkan adanya lakalantas tersebut. PT KAI sebagai operator terus berkoordinasi dengan direktorat jenderal perkeretaapian kementerian perhubungan dan pihak terkait lainnya untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang dengan terus mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tidak menerobos setiap melewati perlintasan kereta api, yang dijaga ataupun tidak dijaga, karena untuk keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat itu sendiri. Selain itu setiap akan melewati perlintasan, masinis selalu mengingatkan masyarakat dengan  membunyikan klakson kereta Api.
Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Desy Ariyanti SH MH melalui Kanit Laka Lantas Iptu Ahmad Zudi, mengatakan mobil Daihatsu Grand Max B 2029 SZP yang dikemudikan oleh Denu Aldino berpenumpang Heriyadi berjalan dari arah jalan utama Jenderal Sudirman menuju arah jalan dr AK GANI.
Setiba di tempat kejadian perkara (TKP) hendak menyeberang perlintasan rel kereta api mempunyai palang pintu yang belum berfungsi dan tidak di jaga oleh petugas rel kereta api. Diduga tidak mendengarkan suara peringatan dari kereta api Serelo yang datang secara bersamaan dari arah Palembang menuju Lubuk Linggau, sehingga terjadinya tabrakan dan mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil Daihatsu Grand Max B 2029 SZP mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim. Sedangkan kondisi mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudiakan korban mengalami rusak berat.(ari)
CAPTION FOTO :
Lakalantas : Sebuah mobil Jenis Daihatsu Grandmax warna Hitam Nopol B 2029 SZP ditabrak KA Serelo jurusan Palembang - Lubuk Linggau. Akibatnya penumpang mobil Granax satu tewas dan satu luka berat di pintu perlintasan kereta api km 397+6 Jalan Ak Gani Rt 03, Rw 02 Kelurahan tungkal, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Jum'at (2/10).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " "