Puluhan Wartawan Ikut Talkshow BNNK Muaraenim
SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Untuk memberikan informasi seluas-luasnya tentang narkoba, BNNK Muaraenim menggelar talkshow bagi wartawan di gedung Putri Dayang Rindu Muaraenim, Jumat (16/5/2019) sekitar pukul 15.00.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Kasi Pencegahan Dan Dayamas BNNK Muaraenim Ami Zulifah MSE, dengan narasumber dari BNNK Muaraenim dr Hirfi Rama Yulianto dan Erni Ezni SPSi dari praktisi.
Menurut Kepala BNNK Muaraenim diwakili oleh Plt Kasi Pencegahan Dan Dayamas BNNK Muaraenim Ami Zulifah MSE, mengatakan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Dikatakan Ami, penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin banyak terjadi pada beberapa kalangan mulai dari masyarakat yang berekonomi rendah maupun tinggi. Narkoba menjadi hal yang sangat berbahaya di kalangan masyarakat Indonesia saat ini, dikarenakan daya rusak narkoba Iebih serius dibanding dengan korupsi dan terorisme, serta narkoba dapat merusak otak. Potensi pasar narkoba di indonesia juga cukup besar, sekitar empat juta jiwa penduduk Indonesia dari sekitar 250 juta jiwa berpotensi menjadi penyalah guna narkoba. Narkoba telah menyebar ke seluruh pelosok wilayah dan menyasar kalangan anak anak sebagai pangsa pasar, para narapidana kasus narkoba pun masih banyak yang menjadi pengedar di dalam penjara. Walaupun hal ini sudah diatur dalam undang undang negara dengan kekuatan hukum yang kuat dan sanksi yang tegas namun tidak membuat para pengedar jera. Masih banyak pengedar dan pemakai narkoba yang menggunakan narkoba karena narkoba memiliki sifat dapat membuat si pemakai kecanduan.
"Untuk itu Badan Narkotika Nasional Kabupaten Muaraenim mengadakan diseminasi informasi P4GN kepada wartawan melalui kegiatan talkshow," ujar Ami.
Seiring dengan permasalahan narkoba yang terus meningkat, lanjut Ami, maka perlu dilakukan upaya dari seluruh pihak dan segenap elemen masyarakat, baik instansi pemerintah, swasta, dan tokoh agama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba. Permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Sangatlah tepat apabila pola pencegahannya harus dilakukan secara terpadu dan komprehensif dari seluruh aspek. Salah satu permasalahan darurat narkoba sebagaimana dimaksud adalah bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah menyasar di berbagai kalangan diantaranya kalangan pelajar dan kalangan pekerja. Dari masalah tersebut diperlukan Iangkah yang strategis, tidak hanya dengan pendekatan hukum tetapi harus dengan pendekatan sosial melalui pelibatan partisipasi seluruh stakeholder termasuk didalamnya adalah lingkungan kerja atau dunia usaha.
Berkaitan dengan ini, sambung Ami, BNN Kabupaten Muaraenim sebagai pelaksana Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Pada Tahun 2019 terus mengembangkan berbagai program kerja dan melaksanakan program diseminasi informasi melalui talkshow yang melibatkan masyarakat khususnya wartawan di Kabupaten Muaraenim. Pelaksanaan P4GN pada dasarnya untuk mewujudkan Indonesia negeri bebas narkoba. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya yang terkoordinasi, terintegrasi menyeluruh dan terpadu baik ditingkat pusat maupun daerah.(ari)
CAPTION FOTO :
Talkshow : BNNK Muaraenim menggelar talkshow bagi wartawan di gedung Putri Dayang Rindu Muaraenim, Jumat (16/5).


0 Response to " "
Post a Comment