Foto: IST
Teks Foto: MACET - Ruas jalan utama di Kecamatan Belitang mengalami kemacetan akibat pedagang berjualan di sepanjang jalan karena tidak adanya pasar bedug.
Penjual Takjil Macetkan Jalan
MARTAPURA, SRIPO – Ruas jalan utama di Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur setiap hari mengalami kemacetan akibat penjual makanan berbuka puasa menjajakan dagangannya disepanjang jalan bahkan memakan badan jalan.
Kondisi tersebut terjadi disebabkan karena tidak adanya lokasi pasar bedug yang bisa digunakan pedagang untuk berjualan menu berbuka puasa. Kondisi tersebut kata dia, sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Setiap bulan ramadhan, ruas jalan selalu digunakan pedagang untuk berjualan.
"Setiap bulan ramadhan keluhan serupa disampaikan. Namun tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Masyarakat setiap hari menutup badan jalan untu kencari makanan berbuka puasa. Jika ada lokasi khusus untuk berjualan menu berbuka, maka tidak akan menganggu jalan," ungkap Iin (23) salah seorang penguna jalan Minggu (12/5).
Selaku penguna jalan kata Iin, dirinya sangat prihatin dengan kondisi pasar Gumawang ketika sore hari mengingat jalan menjadi macet karena banyaknya penjual dan pembeli takjil dipinggir jalan.
Sementara Wati salah satu pedagang takjil mengaku terpaksa menjual makanan berbuka dipinggir jalan utama karena tidak adanya lokasi khusus berjualan. Selain itu dirinya juga senang bisa berjualan dipinggir jalan karena pembeli bisa mencari kebutuhan berbuka sembari berjalan pulang tanpa harus mencari dengan sengaja.
"Ada untung dan ruginya. Kalau ada pasar bedug khusus ruginya penjual sulit dilihat kecuali pembeli sengaja. Kalau dipinggir jalan seperti ini kadang pembeli tidak sengaja ingin membeli makanan," katanya. (hen).

0 Response to "Berita martapura Minggu (12/5) penjual Takjil Macetkan jalan"
Post a Comment