Buy and Sell text links

Hal 8

Halaman 8

Hal 8




Masternya


Para peserta gunting rambut anak panti asuhan foto bersama dengan manajer humas dan CSR Pertamina Sumbagsel Hermansyah Y Nasroen bersama Staff, Ketua Forum CSR Riantoni Natakusuma, serta jajaran Abdullah Rasyid dan Hadi Prayogo



Para peserta kursus dalam kelas dididik pelatih profesional


Kru Balaputra Training Centre dari kiri : Sidic Andromeda, Zoel Andropov, Ivan Rijalino, Jack Ja, dan Eco Zicco

Hermansyah Y Nasroen




Para peserta kursus diberi peralatan gunting satu set, sisir dan pisau silet serta clipper, selama 25 hari dilatih menjadi pemangkas rambut atas bantuan dana CSR Pertamina Sumbagsel

Palembang Lifestyle (nama rubrik)


Dukung Kerjasama Balaputra Training Centre-Forum CSR Sumsel (sub)
Pertamina Berdayakan Ekonomi Panti Asuhan

BIASANYA bantuan untuk panti asuhan sifatnya sporadis misalnya sembako, pakaian atau uang tunai. Namun kali ini melalui dana bantuan program lingkungan Pertamina berniat memberdayakan potensi ekonomi panti asuhan secara berkelanjutan, yakni dengan mendukung kegiatan kursus gunting rambut anak-anak panti asuhan yang digagas Balaputra Training Centre dan Forum CSR Kessos Sumsel.
Region Manager Communication and CSR Pertamina Sumbagsel Hermansyah Y Nasroen mengungkapkan pihaknya berharap dengan mengikuti kursus gunting rambut diharapkan anak-anak panti asuhan khususnya yang berusia produktif bisa memiliki pekerjaan menjadi pemangkas rambut. Baik berkerja ikut orang lain atau mendirikan usaha sendiri. "Ini salah satu program Pertamina untuk ikut membina lingkungan," jelasnya saat membuka kursus gunting rambut anak panti asuhan yang diselenggarakan Balaputra Training Centre dan Forum CSR Kessos Sumsel, di Palembang, pekan lalu.
Hermansyah yang didampingi stafnya Mimi, Haris dan Bram lebih jauh mengungkapkan Pertamina juga memiliki program untuk membantu usaha kecil menengah (UKM) yang membutuhkan modal kerja. "Bantuannya berbentuk pinjaman lunak dan tetap ada jaminan. Akan diberikan untuk usaha yang sudah berlangsung satu tahun, " tegasnya.
Sementara itu Ketua Forum CSR Kessos Sumsel Riantoni Natakusuma mengungkapkan rasa terimakasih atas perhatian Pertamina Sumbagsel pada masyarakat tidak mampu dalam hal ini anak-anak panti asuhan. "Sebenarnya bukan hanya anak panti asuhan juga ada anak-anak santri yang perlu dibantu juga anak-anak penghuni LP (lembaga pemasyarakatan, Red)," katanya.
Sekjen Forum CSR Hadi Prayogo sebagai penyelenggara kursus gunting rambut anak-anak panti asuhan ini mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial Sumsel terutama untuk memilih panti asuhan yang akan dilatih gunting rambut. "Dinas Sosial dalam hal ini Ibu Khosiati yang memilih sebanyak lima panti asuhan. Ke depan kita pilih lima lagi panti asuhan karena tidak semua panti tertampung menjadi peserta,"jelasnya. Kelima panti asuhan antara lain Anugerah, Ridho Illahi, Hidayatulloh, Nyimas Ayu Pambayun, dan Jamik As Sholihin.
Selama 25 hari sebanyak 20 anak-anak panti asuhan akan dididik menjadi pemangkas rambut. Selain diberi peralatan untuk memotong rambut, seperti satu set gunting, sisir dan pisau silet, anak panti juga diberi biaya transportasi selama ikut pelatihan. Bahkan lima terbaik para peserta kursus gunting rambut ini akan diberi hadiah mesin pangkas rambut Clipper.
Sejumlah pengurus panti asuhan mengaku gembira dengan acara ini misal Amar pengasuh Panti Hidayatulloh sudah berangan-angan untuk mendirikan kios gunting rambut. "Kami punya garasi mobil yang tidak terpakai, mau kami gunakan untuk buka usaha gunting rambut nanti," ujarnya. Begitu juga pengurus Nyimas Ayu Pambayun sudah punya lokasi tapi belum ada tenaga pemangkasnya. "Saya ikutkan anak-anak nanti mereka akan buka usaha sendiri di lokasi panti asuhan," jelasnya sambil tersenyum. (jati purwanti)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hal 8"