Buy and Sell text links

Siapa Sangka, Budidaya Jangkrik Menghasilkan Omzet Jutaan Rupiah Lho!!!


Siapa Sangka, Budidaya Jangkrik Menghasilkan Omzet Jutaan Rupiah Lho!!!

INDERALAYA--Beranjak dari upaya untuk mencari tambahan penghasilan keluarga, Arwin (40) buruh angkut sawit warga Desa Arisan Jaya Kecamatan Pemulitan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI), terbilang sukses membudidayakan hewan ternak jenis jangkrik. Dengan hanya bermodalkan tiga buah kotak berukuran 3 × 1 meter, dengan perincian kotak pertama untuk menempatkan bibit jangkrik berupa telur yang diletakkan kedalam wadah dan dimasukkan kedalam kotak gelap sampai menetas. Sedangkan, kedua kotak berukuran 3 × 1 meter lainnya berfungsi untuk menampung bibit jangkrik yang baru menetas. Lalu, bibit jangkrik yang tadinya berupa telur yang dibeli di pasar Palembang, mampu menghasilkan sebangak lebih kurang 25 kilogram jangkrik siap panen yang berjumlah ribuan. Kemudian, dari sisi perawatan juga tergolong tidak begitu rumit, dengan hanya menempatkan dedauan kedalam kotak berisikan ribuan jangkrik sebagai bahan makanan jangkrik, serta sesekali menyemprotkan air ke arah jangkrik sebagai air minum jangkrik.

Toh, bibit jangkrik yang dibudidayakan pun akan berkembang biak. Dan setelah satu bulan diternakkan, jangkrik-jangkrik yang semula berupa telur berkembang biak dan siap untuk dipanen. Dalam satu kali panen, bisa memperoleh puluhan kotak jangkrik yang telah dikemas dan siap untuk dipasarkan, dengan harga perkotaknya senilai Rp 35 ribu rupiah. "Alhamdulillah, dari situ, saya bisa memperoleh uang Rp 800-1 juta rupiah, belum dipotong modal kisaran Rp 400 ribu," ujar Arwin, Sabtu (9/9). Diceritakan Arwin, budidaya jangkrik yang ia geluti itu, berawal dari coba-coba. Ternyata, apa yang sudah ia geluti itu, mampu mengait permintaan pembeli yang tidak hanya berasal dari Sumsel saja. Bahkan, pangsa pasar jangkrik pun sampai ke Provinsi Lampung, Bangka, Jambi, dan Provinsi Bengkulu.

"Mereka pembeli kebanyakkan datang langsung kesini. Mereka membeli jangkrik untuk makanan konsumsi burung peliharaan, ada juga untuk ternak ikan hingga kebutuhan umpan untuk memancing ikan," paparnya. Saat ditemui di rumahnya yang berjarak tak begitu jauh dari jalan lintas Palembang-Inderalaya (Palindra) Kabupaten Ogan Ilir, tepatnya disisi kiri jalur Km 20 Palindra, Arwin sesekali terlihat menyemprotkkan air kedalam kotak berisikan bibit jangkrik yang siap di panen. Ia bersyukur dari hasil usaha ternak hewan jangkrik dapat membantu perekonomian isteri dan dua buah hatinya yang masih kecil. Ia pun tentu awalnya tidak menyangka, bila usaha yang ia geluti sembari menjadi buruh angkut sawit dapat membantu perekonomian keluarga. Ia kedepan berharap kepada pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah agar memberikan perhatian untuk memberikan bantuan modal agar usahanya dapat berkembang.(cr7)

Teks photo : Arwin seorang peternak hewan jangkrik sekaligus buruh angkut sawit warga Desa Arisan Jaya Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir terlihat sedang peawatan kotak berisikan budidaya jangkrik miliknya di Desa Arisan Jaya.



Terkirim dari Samsung Mobile.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Siapa Sangka, Budidaya Jangkrik Menghasilkan Omzet Jutaan Rupiah Lho!!!"