Buy and Sell text links

Berita OKI

Korban Perampokan Diklinik Yefana Kayuagung Lihat Wajah Pelaku

KAYUAGUNG, SRIPOLina (38) warga Desa Srigeni Baru Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogn Komering Ilir (OKI), mendatangi kantor Polsek Kayuagung, terkait kejadian perampokan yang terjadi di Klinik Yefana, Jalan Letnan Muchtar Saleh Kayuagung. Korbannya tak lain anak kandungnya, Dela (25), yang hendak melahirkan.

"Saya baru sempat melaporkan peristiwa ini karena saya masih trauma, takut atas kejadian itu," ucap Lina, Senin (11/9/2017), yang didampingi Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten OKI, Welly Tegalega SH dan jajarannya.

Lina mengaku, masih mengurusi anaknya yang sudah melahirkan, di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kayuagung, dalam keadaan caesar melahirkan anak perempuan seberat 42 kilogram (kg). Setelah dirujuk dari klinik Yefana pasca kejadian perampokan yang menimpa anaknya yang hamil besar saat di rawat di kamar Nomor 3 Yefana.

Laporan Lina diterima Ka SPK Polsek dan dilanjutkan ke bagian penyidik, guna dimintai keterangan lebih lanjut, terkait penodongan terjadi di Klinik Yefana.

Dijelaskan Lina kepada penyidik, bahwa pelaku telah mengambil dompet berisikan uang tunai Rp 360.000, emas 1/4  suku, HP Nokia, KTP, dan kartu pintar. "Saya di selama di klinik Yefana tidak ada etikat baik sehingga kasus ini saya laporkan ke polisi ini, karena tidak ada rasa tanggungjawab dan kemanusian dari pemilik klinik, bahkan dianjurkan untuk rujuk ke rumah sakit," tutur Lina.

Masih kata Lina, dirinya saat kejadian sempat terlihat mukanya, pelaku menggunakan topi hitam, dan baju hitam," ujar Lina yang menyebutkan kejadian itu, terjadi Selasa (5/9/2017) lalu.

Ketua IPSM OKI, Welly Tegalega SH berharap, pihak klinik bertanggungjawab atas kerugian pasiennya yang menginap di kliniknya. Kalau tidak bertanggungjawab, pihak dinas kesehatan harus meninjau ulang izin klinik yang diduga tidak memiliki standar opersional prosedur (SOP).

"Kalau pihak klinik tak bertanggungjawab, dan tak memiliki rasa kemanusian. Maka, dinas kesehatan dengan tegas melakukan peninjauan ulang izin klinik sebenarnya," tegas Welly seraya meminta dinas terkait sebelum dinyatakan benar menajalankan SOP, klinik tidak diperbolehkan melakukan aktifitas melayani masyarakat.

Welly sebagai pendamping masyarakat kecil tadi, akan melakukan aksi demo, apabila dinas terkait dan angota DPRD OKI, serta pihak berwajib tutup mata dengan pristiwa yang dialami oleh ibu hamil besar yang menjadi korban penodongan. "IPSM akan melakukan aksi demo menuntu klinik Yefana di tutup sebelum bertanggungjawab atas kejadian yang menimpa pasiennya," tegas Welly.

Kapolres OKI AKBP Ade Herianto melalui Kapolsek Kota Kayuagung AKP Feriyanto mengatakan, laporan korban sementara ini, kita terima dan akan dimintai keterangan lebih lanjut atas kejadian yang menimpa anaknya yang sedang hamil dan dirawat di klinik Yefana nomor 3, ditodong oleh pelaku saat itu.

"Nanti pihak klinik dan bidan yang merawat korban akan dipanggil dimintai keterangan mengenai perampokan ini," kata Kapolsek yang seharusnya klinik yang sudah besar ini seharusnya ada pihak keamanan yang menjaga dan harus ada kamera pengintai agar memudahkan pengawasan.

Aksi perampok yang mulus dilakukan oleh pelaku dengan mengendap di lokasi Klinik Yefana yang tiada penjagaan dan tidak dilengkapi dengan kamera pengintai (CCTV), leluasa melakukan aksinya. Setelah setengah jam berada di ruangan dari pukul 03.30, saat itu pasien masuk ke kamar nomor 3, mendapat pelayanan dari bidan yang piket.

Beberapa menit kemudian, si bidan keluar, dan pasien bersama orang tuanya berbaring di tempat yang telah disediakan itu untuk istrirahat. Lalu masuk seorang laki-laki ke kamar tanpa mengetuk pintu dan menuju ke lemari kecil, dimana dompet dan barang berharga disimpan. (mbd)

 

SRIPO/MAT BODOK

LAPOR -- Lina (38) orang tua Dela (25) korban perampokan di klinik Yefana Kayuagung, melaporkan kejadian penodongan di dalam klinik Nomor 3 tersebut ke Polsek Kayuagung, Senin (11/9/2017).tr

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berita OKI"