Duku Dan Durian Komering Diprediksi Banjiri Pasar
//Kemarau Belum Pengaruhi Persawahan
MARTAPURA, SRIPO – Musim kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir belum berpengaruh kepada petani baik lahan sawah irigasi tekhnis maupun lahan sawah tadah hujan. Hal itu disebabkan karena sebagian petani sudah melakukan pemanenan dan saat ini mulai memasuki masa penanaman selanjutnya.
Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Ir Ruzuan Effendi ketika dikonfirmasi Selasa (5/9) mengatakan, meski saat ini musim kemarau sudah mulai terjadi, namun bagi petani sawah belum terlalu berpengaruh karena sebagian besar petani masih melakukan pemanenan.
"Kita juga menghimbau kepada petani untuk memanfaatkan lahan usai musim panen untuk menanam kedelai dan palawija serta jagung atau tanaman lainnya. Hal itu dilakukan agar hama tanaman padi tidak berkembang dan mengancam tanaman padi selanjutnya," katanya.
Jadi kata dia, meskipun musim penghujan tidak datang dalam waktu dekat, lahan persawahan petani masih bisa digunakan untuk menanam palawija atau jagung hibrida yang menguntungkan bagi petani.
Menurutnya, banyak keuntungan jika terjadi musim kemarau terhadap tanaman kholtikultura seperti Buah Durian dan Duku Komering. Tahun lalu OKU Timur tidak menghasilkan Duku Komering maupun durian karena musim penghujan yang terus terjadi sepanjang tahun.
"Jika musim kemarau terjadi, putik akan bertahan dan menjadi buah. Sedangkan jika terjadi curah hujan yang cukup tinggi seperti tahun lalu, putik buah justru akan membusuk dan jatuh," katanya.
Dikatakan Ruzuan, jika terjadi kemarau kemungkinan besar buah yang ada di OKU Timur seperti Duku dan durian Komering akan membanjiri pasaran seperti beberapa tahun lalu yang tentu saja akan sangat menguntungkan masyarakat.
"Jadi kita menghimbau kepada petani sawah yang sudah melakukan pemanenan untuk mengganti tanaman ke palawija, kedelai, atau jagung hingga musim tanam selanjutnya. Sehingga selain hasil persawahan maksimal, hasil buah-buahan juga maksimal," katanya. (hen).
0 Response to "Berita Martapura Selasa (5/9) Duku Dan Durian Komering Diprediksi Banjiri Pasar"
Post a Comment