Kawasan Pasar Musi Langanan Tergenang, Ternyata Ini Penyebabnya.
SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG- Setiap hujan deras Lima belas menit saja sejumlah kawasan di pasar Musi Tebingtinggi akan mulai tergenang.
Para pedagangpun tak henti mengeluhkan kondisi tersebut dan berlangsung cukup lama diperkirakan setelah selesainya pembangunan gorong-gorong dikawasan itu setahun lalu.
Setelah ditelusuri oleh warga ternyata penyebab banjir hingga semata kaki di pasar Musi yang kerap merendam barang pedagang.
Karena adanya selokan dilokasi itu dipenuhi dengan sampah rumah tangga, patahan kayu dan ranting sehingga membuat air di selokan menuju gorong gorong tersumbat.
Sabtu pagi (19/8/2017) sejumlah warga Pasar Musi, gotong- royong membersihkan selokan menuju gorong gorong yang ada dipasar Tebingtinggi salah satunya gorong-gorong berada didepan Mapolres Empatlawang.
Hendri, salah satu warga kelurahan Pasar Tebingtinggi mengatakan, bersama warga lainya harus mencari tahu penyebab seringnya banjir. Saat ditelusuri selokan ini sudah penuh dengan sampah sehingga saluran air mampet dan menggenangi ruko dan kios para pedagang
"Sebetulnya sudah sekian kali gotong royong membersihkan selokan yang menuju gorong gorong ini, kalau tidak dibongkar dan dibersihkan kami sendiri yang ribet kalau hujan lebat sudah pasti banjir," kata Hendri saat dijumpai dilokasi.
Dijelaskanya, ada tiga titik gorong-gorong dipasar Musi, dua titik sudah nyumbat dan tidak bisa mengalir lagi menuju ke sungai Musi.
hanya gorong gorong yang terletak didepan Mapolres yang masih bisa mengalirkan air dan pembuangan menuju sungai Musi.
" dulunya sebelum dilakukan pelebaran jalan serta pembanguan trotoar jalan, selokan ini dahulu besar dan sekarang diperbaiki tapi ukuranya mengecil," katanya.
Warga lainya Mail Trendis, merupakan warga kulurahan Pasar Tebingtinggi, bersama warga lainya urunan untuk membayar orang untuk masuk kedalam selokan dan gorong- gorong membersihkan sampah. Menurutnya sebagian warga yang tinggal disekitar lokasi sudah tidak tahan dengan keadaan tergenang setinggi lutut walaupun hujan hanya sebentar.
"Terpaksa harus patungan dan gotong royong bayar orang membersihkan selokan dan gorong gorong agar tidak banjir," ungkap Mail seraya menyebut agar tidak banjir solusinya perbaiki gorong gorong induk, agar warga dan pedagang terhindar dari banjir.(cr27)
Ket Foto: Warga Pasar Musi gotongroyong membersihkan selokan diantaranya berada di depan Mapolres Empatlawang, kondisi selokan yang sudah bersih, Sabtu (19/8/2017)
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG- Setiap hujan deras Lima belas menit saja sejumlah kawasan di pasar Musi Tebingtinggi akan mulai tergenang.
Para pedagangpun tak henti mengeluhkan kondisi tersebut dan berlangsung cukup lama diperkirakan setelah selesainya pembangunan gorong-gorong dikawasan itu setahun lalu.
Setelah ditelusuri oleh warga ternyata penyebab banjir hingga semata kaki di pasar Musi yang kerap merendam barang pedagang.
Karena adanya selokan dilokasi itu dipenuhi dengan sampah rumah tangga, patahan kayu dan ranting sehingga membuat air di selokan menuju gorong gorong tersumbat.
Sabtu pagi (19/8/2017) sejumlah warga Pasar Musi, gotong- royong membersihkan selokan menuju gorong gorong yang ada dipasar Tebingtinggi salah satunya gorong-gorong berada didepan Mapolres Empatlawang.
Hendri, salah satu warga kelurahan Pasar Tebingtinggi mengatakan, bersama warga lainya harus mencari tahu penyebab seringnya banjir. Saat ditelusuri selokan ini sudah penuh dengan sampah sehingga saluran air mampet dan menggenangi ruko dan kios para pedagang
"Sebetulnya sudah sekian kali gotong royong membersihkan selokan yang menuju gorong gorong ini, kalau tidak dibongkar dan dibersihkan kami sendiri yang ribet kalau hujan lebat sudah pasti banjir," kata Hendri saat dijumpai dilokasi.
Dijelaskanya, ada tiga titik gorong-gorong dipasar Musi, dua titik sudah nyumbat dan tidak bisa mengalir lagi menuju ke sungai Musi.
hanya gorong gorong yang terletak didepan Mapolres yang masih bisa mengalirkan air dan pembuangan menuju sungai Musi.
" dulunya sebelum dilakukan pelebaran jalan serta pembanguan trotoar jalan, selokan ini dahulu besar dan sekarang diperbaiki tapi ukuranya mengecil," katanya.
Warga lainya Mail Trendis, merupakan warga kulurahan Pasar Tebingtinggi, bersama warga lainya urunan untuk membayar orang untuk masuk kedalam selokan dan gorong- gorong membersihkan sampah. Menurutnya sebagian warga yang tinggal disekitar lokasi sudah tidak tahan dengan keadaan tergenang setinggi lutut walaupun hujan hanya sebentar.
"Terpaksa harus patungan dan gotong royong bayar orang membersihkan selokan dan gorong gorong agar tidak banjir," ungkap Mail seraya menyebut agar tidak banjir solusinya perbaiki gorong gorong induk, agar warga dan pedagang terhindar dari banjir.(cr27)
Ket Foto: Warga Pasar Musi gotongroyong membersihkan selokan diantaranya berada di depan Mapolres Empatlawang, kondisi selokan yang sudah bersih, Sabtu (19/8/2017)
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.


0 Response to " "
Post a Comment