Buy and Sell text links

Dikira Ikan Ternyata Mayat

Dikira Ikan Ternyata Mayat
* Romadona Tertangkap Dalam Jaring Ikan
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Kasman (30) warga Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, benar-benar kaget. Pasalnya, jaring ikan yang dipasangnya bukannya berisi ikan, tetapi berisi anak laki-laki yang sudah menjadi mayat dibawah Jembatan Gantung Sungai Enim, Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Kamis (17/8) sekitar pukul 18.30.
Adapun mayat bocah laki-laki tersebut bernama Riki Ramadona (10) warga Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, yang tenggelam dan hanyut di Sungai Enim, Rabu (16/8) sekitar pukul 15.00.
Dari informasi yang dihimpun Sriwijaya Post, Jumat (18/8/2017), penemuan jasad bocah laki-laki yang masih duduk di kelas IV SD tersebut pertama kali di temukan oleh warga yang bernama Kasman (30). Pada saat itu ia sedang diberada di sungai Enim di Desa Tanjung Karangan, untuk menjaring ikan, saat akan mengangkat jaring ia merasakan jaringnya tiba-tiba terasa berat. Lalu jaring tersebut ditariknya pelan-pelan sambil dibawa kepinggir sungai, dengan dugaan bahwa ia menangkap ikan besar. Sesampai dipinggir sungai betapa kagetnya ia, ketika menarik jaringnya ke atas air, bukan ikan besar seperti bayangannya tetapi sosok bocah laki-laki yang sudah tidak bernyawa. Mendapati hal tersebut iapun bergegas melaporkannya ke pemerintah Desa Tanjung Karangan, dan diketahui jenazah tersebut ternyata adalah jasad Riki, warga Desa Muara Emil yang hanyut beberapa hari yang lalu dan masih dalam pencarian warga.
Kemudian Perangkat Desa Tanjung Karangan menghubungi perangkat Desa Muara Emil, memberitahukan penemuan tersebut, mendengar hal tersebut perangkat Desa Muara Emil dan keluarga korban langsung kelokasi penemuan mayat memeriksanya dan ternyata mayat yang ditemukan tersebut benar adalah korban. Kemudian jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Agung untuk dilakukan visum dan di semayamkan di rumah duka di desa Muara Emil untuk di makamkan.
Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Tamimi di dampingi Kasubag Humas,AKP Arsyad AR, saat ini, korban telah ditemukan di semayamkan oleh keluarganya. Dari hasil visum ditubuh korban ditemukan luka robek didaun telinga kanan bagian atas dengan ukuran dalam 1 Cm dan lebar 4 Cm terpotong 1,5 Cm, Luka robek didaun telinga kiri bagian atas dengan ukuran panjang 3 Cm dan lebar 2,5 Cm. Kemudian luka lebam di dahi ukuran panjang 6 Cm dan lebar 13 Cm serta mengeluarkan buih air dari lubang hidung. Diduga luka yang terdapat pada bagian telinga kanan dan kiri korban merupakan luka bekas gigitan ikan, sedangkan lebam didahi korban diduga di sebabkan benturan batu sungai.
"Oorang tua korban menolak untuk di lakukan otopsi dan mereka menerima secara ikhlas bahwa hal ini semata-mata adalah musibah," ujar Kapolsek.(ari)
CAPTION FOTO :
Jenazah 1,2,3 : Tampak jenazah korban disemayamkan di rumah korban.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dikira Ikan Ternyata Mayat"