Buy and Sell text links


Napiter Musa Ditahan Diruangan Khusus
 MUARAENIM,SRIPO---Narapidana Teroris (Napiter) Musa Al Qosam alias Saad alias Brother alias Syamsul Hadi (20) yang merupakan mantan anak buah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Santoso yang dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Muaraenim, ditahan dalam ruangan isolasi khusus.
"Kami mohon maaf jika kemarin kami belum bisa menemui awak media secara langsun, karena kami sangat sibuk terkait perpindahan satu napi teroris," ujar
Kepala Lapas Klas II B Muaraenim melalui KPLP Tarmizi, Selasa (25/7).
Menurut Tarmizi, bahwa pihaknya baru sekali ini menerima Napiter dan agak mendadak, jadi perlu penangananya yang khusus dan hati-hati. Karena ini napiter penanganannya tidak seperti penanganan napi biasa, mulai dari pengirimannya sampai diserahkan ke sel itu sudah mempunyai protapnya tersendiri.
"Terus terang semuanya kami siapkan secara mendadak, Kami menyiapkan kamar khusus itu dalam satu hari satu malam," ujar Tarmizi.
Di katakan Tarmizi, dalam sel napiter tersebut, sebetulnya sudah ada sebelumnya namun diperkuat lagi dan pertebal lagi, termasuk pengamananya.
Dalam penanganan napiter tersebut pihaknya menggunakan sistem pengamanan maximum security. Meskipun hak-haknya masih kita berikan namun tetap dibatasi misal kita tidak mengijinkan dia untuk berinteraksi dengan siapapun, namuan jika ada keluarganya diperbolehkan namun yang membesuk tetap akan kita lakukan pengawasan ketat jika perlu kita harus mendengar seluruh pembicaraannya.
Tak hanya itu saja, pihaknya juga akan menindak tegas jika ada napi atau tahanan yang ingin mencoba berinteraksi dengan napiter tersebut, sebab dikhawatirkan napi lainnya berhasil di doktrin olehnya, karena dia ini bukan napi biasa, mereka mempunyai keahlian khusus untuk mengrekrut dan menjadikan orang sebagai pengantin.
"Saya akan langsung yang menungguinya jika ada keluarganya yang besuk," katanya.(ari)
CAPTION FOTO :
Tarmizi : KPLP Lapas Kelas IIB Muaraenim

Terkirim dari Samsung Mobile

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " "