Buy and Sell text links

UPTD Bapenda Sumsel-OI Sidak Perusahaan Beras

UPTD Bapenda Sumsel-OI Sidak Perusahaan Beras
 
INDERALAYA--Beberapa orang petugas Badan Pendapatan (Bapenda) Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Sumsel mendatangi perusahaan beras PT Buyung yang berlokasi di Desa Pegayut Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kedatangan sejumlah petugas Bapenda Sumsel ke perusahaan tersebut, guna mempertanyakan terkait perihal dugaan tunggakan pajak  perusahaan tersebut yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Bapenda Sumsel OI Eko Herdiansyah SE Msi didampingi Kasi Pendataan dan Penagihan Kemas Achmad Azmil R, SE,  MSi dan Kasubag TU Hj Lilis Suryani SH,  MM mengatakan, pihaknya hendak meminta data soal berapa jumlah kendaraan dan alat berat serta yang belum membayar pajak air permukaan.

"Kedatangan kita untuk meminta data,
sehubungan dengan pemuktahiran data dan peningkatan PAD Sumsel terutama sektor pajak sesuai dengan uu no 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah serta perda Sumsel no3 tahun 2011-tentang pajak daerah. Serta dalam tertibnya administrasi wajib pajak di OI. Diharapkan kerjasama memberikan data kendaraan alat berat pkb-ab, dan pajak air permukaan (pap) yang dimiliki PT Buyung," tegasnya. Menurutnya, selama ini pihaknya tidak mengetahui kalau ada pabrik beras besar diwilayah Pemulutan bahkan khusus alat berat dan pap-nya belum pernah membayar pajak karena letak lokasinya terlalu dalam sehingga sulit terpantau.

"Nanti kita hitung dulu berapa nilai pajaknya berapa tunggakannya, kalau tidak sidak kan tidak tahu. Inikan untuk menambah PAD," ujarnya. Menurutnya saat pihaknya selesai monitoring razia alat berat dan pap yang bersangkutan akan menyerahkan data baru Bapenda bisa menetapkannya untuk ditagih pajaknya. "Kalau ditaksir nilai tunggakan pajak mencapai puluhan juta rupiah," ujarnya.

Pengelola perusahaan bidang administrasi Ahay menjelaskan perusahaannya sudah 10 tahun berdiri. Namun, baru 5 tahun terakhir menggunakan forklift untuk mengangkut beras ke truk ataupun tronton. "Ada juga eksavator, selain forklift tapi bukan untuk di perusahaan beras. Kita pasarkan beras ini se-Sumsel, kalau musim panen banyak pendistribusiannya," ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya kooperatif, kewajiban akan dipenuhi. "Warga negara yang baik tentu kami taat pajak. Intinya data akan kami serahkan sesegera mungkin dan pajaknya akan dibayarkan, dan akan kita bayar semua tagihan," ucapnya seraya terlihat sibuk menelpon seseorang.(cr7)

Teks photo : Sejumlah petugas UPTD Bapenda Sumsel melakukan sidak ke pabrik beras di Desa Pegayut Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Sidak dilakukan terkait adanya dugaan tunggakan pajak terhadap perusahaan tersebut.



Terkirim dari Samsung Mobile.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UPTD Bapenda Sumsel-OI Sidak Perusahaan Beras"