Buy and Sell text links

Tak Gentar Marque Player

Tak Gentar Marque Player

PALEMBANG, SRIPO--Liga 1 Indonesia 2017 dijanjikan bakal lebih menarik dengan adamya marque player (mp). Kehadiran satu prmain kelas dunia otomatis membuat kepercayaan diri klub meningkat. Tapi bagi Sriwijaya FC (SFC) meski tak mengenakan jasa mp tak lantas membuat klub kebanggaan Sumsel itu gentar.  

Regulasi pemain asing yang memperbolehkan merekrut empat pemain asing dengan 2+1+1,  yang berarti dua pemain non Asia, satu pemain Asia dan mp. Dikatakan Firdaus Ramadhan, ia sama sekali tak khawatir bila banyak tim yang merekrut pemain berposisi striker atau gelandang serang dengan status marque player.

"Pemain Marquee Player ini main di Indonesia, mereka butuh waktu buat adaptasi dengan lebih untuk atmosfer di Indonesia," ungkap Firdaus, Selasa (21/3).

Atmosfer pertandingan di Indonesia tentu berbeda dengan Liga di Eropa. Perbedaan signifikan itu butuh adaptasi lebih lama. Tak hanya soal adaptasi dengan permainan di Indonesia saja, tapi juga soal cuaca. Pemain yang bermain di Liga Ingris, punya cuaca berbeda dengan di Indonesia. Cuaca dinegara ini belakangan cukup terik dan Hal itu akan menguras tenaga.

"Jadi soal Marquee Player tidak begitu memberikan pengaruh, belum tentu tim dengan empat pemain asing bisa mendominasi," jelasnya.

Mantan pemain Persitara Tangerang ini tidak gentar sedikitpun. Apalagi kini dia sudah nyetel dengan pemain SFC. Dia sudah mengerti gaya permainan rekan duetnya Yanto Basna, Yu Hyun Koo, Gilang Ginarsa dan pemain lainnya.

Terus menjalani latihan bersama di lapangan hijau, ditambah dengan kebersamaan di luar lapangan membuat eks SFC musim 2013/2014 ini membuat dia sudah melewati masa adaptasi.

"Adaptasi, alhamdulillah lancar, apalagi sebagian pemain SFC yang ada saat ini memang sudah kenal," ucapnya.

Proses adaptasi terjadi pada pekan pertama, setelah itu mengalir begitu saja. Tak lagi adaptasi, tapi sudah masuk pada program latihan pelatih, taktik dan strategi, serta kekompakkan bermain di lapangan hijau.

"Adaptasi sudah lancar, tinggal lagi kita harus lebih mengerti lagi kekurangan dan kelebihan sesama pemain," ucapnya.

Tiap pemain, diyakini pemain berusia 28 tahun itu selalu punya kelebihan dan kelemahan. Dia akan berusaha menutupi kelemahan dari rekan-rekannya. Begitupun dia sendiri, pastinya punya titik lemah. Rekan-rekannya akan membantunya menutupi hal itu. Pada akhirnya, pemain akan bekerja Sama untuk dapat membuat pertahanan Laskar Wong Kito lebih kokoh lagi.

Seperti diketahui, Persib Bandung mencuri start sebelum diberlakukannya regulasi ini dengan mendatangkan mantan pemain Chelsea Micheal Essien. Madura United mengontrak striker asal Nigeria Tashkent Peter Ozase Odemwingie. Dia pernah memperkuat Odemwingie pernah bermain di Ligue 1 bersama Lille (2004-2007), kemudian bergabung dengan Locomotiv Moscow (2007-2010), sebelum ke Inggris. (cr10)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Gentar Marque Player"