Buy and Sell text links

Kampanye

Pemimpin Itu Harus Punya Target
// Dodi Sapa Warga Panca Tunggal Sungain Lilin.

SEKAYU, SRIPO-- Usai melakukan debat publik yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba, Senin (16/1) lalu. Kini Calon Bupati Muba nomor urut 1 Dodi Reza Alex terus menyapa warga, kali ini kampanye dialogis menyapa warga Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Selasa (17/1).

Sebelum melakukan kampanye dialogis Dodi, panggilan akrabnya terlebih dahulu silahturahmi ke pesantren dan pemuka agama, ulama di Sungai Lilin. Pukul, 10.00 wib. Pada keaempatan tersebut Dodi menemui Ustad Malik, Pimpinan Ponpes Assalam, Sri Gunung.

Kesempatan berikutnya Dodi menghadiri maulid nabi dan haul di pesantren Hidayatul Fudhola pimpinan Abdul Hadi. Bersama Dodi juga hadir ulama yang juga pengasuh Ponpes Lasem, Zaim Maksum. Ulama alim berparas jernih ini adalah cucu ulama besar yang juga ikut menjadi founding father Indonesia dan petinggi Nahdlatul Ulama, Kiai Maksum atau kondang disapa Mbah Maksum.

Calon Bupati nomor urut 1, Dodi Reza Alex, mengatakan setelah melakukan debat publik tadi malam kini waktunya kami bersama Pak Beni untuk turun menemui warga dalam kampanye dialogis.

"Satu hal yang menjadi benang merah dari ratusan kali dialog, ngobrol, diskusi, menyerap keinginan warga, adalah niat memimpin. Memimpin itu harus pakai ilmu dan rasa, yang pintar dan punya rasa kasih. Jadi, Pemimpin harus menciptakan daerah yang damai," kata Dodi.

Oleh karena itu, tadi saya mengutip petuah dari Kiai Zaim Maksum di Hidayatul Fudhola, pemimpin harus punya keseimbangan akal dan pikir, harus punya imbas yang adil dan damai. Maka dari itu saya selalu menekankan memberikan porsi seimbang antara pembangunan infrastruktur dan pembangunan non fisik.

"Yang penting itu rakyat dilayani. Kalau pemimpin tak mampu memenuhi keinginan rakyat pemimpin itulah yang salah. Sebab, rakyat menuntut hak sedangkan pemimpin yang mewukudkan keinginan takyat dalam bentuk pembangunan yang memadai," ungkap Dodi.

Dalam kesemapatan terakhir Dodi menyamapaikan bahwa pemimpin itu harus mempunyai target, jika target tidak tercapai harus di evaluasi diri sendiri.

"Memimpin juga harus punya target. Kalau tidak ya tak usah nyalon apalagi memimpin. Listrik dan jalan serta air bersih akan lancar di Sungai Lilin, di Panca Tunggal. Untuk pendidikan target adalah seragam gratis bagi siswa SD dan SMP," jelasnya. (cr13)



Foto diwarna : LSA
Ket foto : Cabup no 1 Dodi Reza ketika melakukan kampanye dialogis di Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Muba

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kampanye"