ada foto
SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN
BERIKAN ARAHAN: Wako memberikan arahan saat membuka Rapat Anggota tahunan Koperasi Tunas Jaya.
Hanya 43 Koperasi yang Aktif
*Dari 104 Koperasi yang Ada
PAGARALAM, SRIPO - Agar Koperasi dapat berkembang ke sektor ekonomi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Mengengah Kota Pagaralam (Disperindagkop), perlu mengadakan pelatihan kerja khusus di bidang manajemen dan wirausaha.
"Anggota koperasi perlunya pelatihan karena banyaknya koperasi yang mati di Kota Pagaralam, akibat kurangnya sifat entrepreneurship. Dari 104 Koperasi yang ada di Kota Pagaralam, hanya 43 Koperasi yang masih aktif sampai sekarang," ujar Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati.
Ditambahkan Wako tidak hanya Ketua, namun para anggota Koperasi harus memahami arti dari Koperasi itu sendiri. Pasalnya koperasi merupakan Soko Guru ekonomi yang berarti. Fungsinya sebagai penyangga perekonomian masyarakat, mengontrol harga pasar agar berimbang.
"Mengacu kepada Undang Undang No.25 tahun 1992, merupakan ekonomi kerakyatan dan kembali kepada rakyat, Koperasi jangan hanya berfungsi sebagai simpan pinjam dan konsumsi, perlunya pengembangan ke sektor lainnya," katanya.
Kepala Dinas Perindagkop, M Rasyini Asin SH, melalui Sekretaris, Gindo Simanjuntak, mengatakan pelatihan tersebut sering dilaksanakan, akan tetapi penerapan di lapangan masih belum dilakukan dengan baik.
"Kita sudah sering mengadakan pelatihan kewirausahaan dan manajemen. Namun penerapannya masih belum dilakukan. Kita akan melakukan evaluasi guna menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Walikota tersebut," jelasnya.(one)
0 Response to "BERITA PAGARALAM 1"
Post a Comment