Buy and Sell text links

GKR Mangkubumi, Khosti, Leni, Hadi Prayogo, dan Riantoni (belakang) menyempatkan wefie dalam acara koordinasi dan sosialisasi Forum CSR Kesos, di Jakarta, akhir pekan lalu.

GKR Mangkubumi, Khosti, Leni, Hadi Prayogo, dan Riantoni (belakang) menyempatkan wefie dalam acara koordinasi dan sosialisasi Forum CSR Kesos, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ratu Mangkubumi Sambut CSR Kesos Sumsel
* Tingkatkan Partisipasi Perusahaan * Dikukuhkan Gubernur Akhir Bulan

JAKARTA, SRIPO--Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyambut baik aktifnya kembali Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kesos Sumsel. Pewaris tahta Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ini minta agar Forum CSR Sumsel berperan aktif menggugah kesadaran perusahaan untuk memberikan CSRnya guna membantu masyarakat miskin.
Ratu Mangkubumi yang menjabat Ketua Forum CSR Kesos Pusat ditemui sejumlah pengurus Forum CSR Sumsel antara lain Ketua Riantoni Nata Kesuma, Sekjen Hadi Prayogo serta pejabat di lingkungan Dinsos Sumsel Leni Maryati dan Khostiyah, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Kesempatan untuk bertemu dengan putri pertama Sultan HB XI tersebut terjadi dalam acara Koordinasi dan Sosialisasi Forum CSR Kesos Pusat dengan Forum CSR Kesos Daerah, selama tiga hari, di Jakarta. Hadir dalam kesempatan itu antara lain pengurus Forum CSR Kesos seluruh Indonesia, jajaran direktur di lingkungan Kementrian Sosial dan Ketua Komisi VIII yang diantaranya membidangi CSR, Ali Taher. "Selamat, mari bersama-sama menggugah partisipasi perusahaan untuk berperan aktif membantu masyarakat miskin melalui Forum CSR," kata Ratu Mangkubumi yang berpenampilan bersahaja, namun manis dan berpostur tinggi langsing ini.
Dalam kesempatan itu, selama tiga hari selain mendengar para narasumber, jajaran pengurus Forum CSR seluruh Indonesia juga berkesempatan berdiskusi dan dibagi dalam kelompok-kelompok. Selain bersama memecahkan masalah di tingkat lokal juga melihat program kerja masing-masing daerah.
Dalam kesempatan itu Riantoni memaparkan sejumlah program yang akan diusung Forum CSR Kesos Sumsel yang menurut rencana akan dikukuhkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, akhir bulan ini. Program itu antara lain, pelatihan bagi PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial), rumah kreatif untuk para pengusaha ekonomi lemah dan pembantukkan relawan kesos yang terdiri dari mahasiswa di lima perguruan tinggi di Palembang.
Sementara itu Ali Taher di hadapan para peserta mengungkapkan pihaknya akan berjuang agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang CSR akan segera menjadi Undang-Undang karena hal ini yang ditunggu para perusahaan untuk memberikan dana CSR nya. "Saya berjanji RUU CSR harus menjadi undang-undang untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Selama ini sejumlah perusahaan masih bingung untuk menyalurkan CSR karena memang tidak ada kewajiban, selain itu mereka juga tidak tahu mekanisme penyaluran CSR.
Dengan RUU itu nantinya diperjelas antara lain kriteria perusahaan yang wajib menyalurkan CSR. Juga besaran dana CSR juga disebutkan dalam Undang-Undang tersebut. "Namun tentunya saya himbau agar para pengurus forum ini juga tidak memiliki niat untuk kepentingan pribadi tetapi benar-benar untuk rakyat semata," ujar Ali Taher yang selalu menyelipi nasihat keagamaan dalam pidatonya. (cr29)








Dikirim dari iPad saya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GKR Mangkubumi, Khosti, Leni, Hadi Prayogo, dan Riantoni (belakang) menyempatkan wefie dalam acara koordinasi dan sosialisasi Forum CSR Kesos, di Jakarta, akhir pekan lalu."