Pedagang Kalangkabut Selamatkan Dagangan.
// Banjir Genangi Kawasan Pasar Tebingtinggi.
EMPATLAWANG, SRIPO - Hujan deras mengguyur Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang dan sekitarnya, Senin (21/11) sekitar pukul 17.00 WIB, membuat para pedagang di kawasan Pasar Tebingtinggi, kalang kabut menyelamatkan barang dagangannya. Pasalnya, kawasan tersebut dilanda banjir setinggi lutut orang dewasa.
Pantauan wartawan di kawasan jalan Pasar Tebingtinggi, tampak genangan air menyerupai sungai mengalir deras di depan los pedagang pasar Musi Jaya II Tebingtinggi, ketinggian air di kawasan tersebut hingga mencapai menyentuh barang dagangan.
Beruntung genanga air tidak bertahan lama, namun tetap saja membuat barang-barang milik pedagang yang terlambat ditinggikan mengalami kerusakan.
Menurut penuturan Rina, salah seorang warga di Kelurahan Pasar Tebingtinggi, saat hujan deras berlangsung, air sebelumnya terlihat menggenangi jalan. Setelah menggenangi jalan, tiba-tiba air melimpah masuk ke dalam rumah warga yang memang lebih rendah dari badan jalan jalan.
"Awalnya menggenangi jalan, namun tiba-tiba genangan air mengalir deras ke dalam rumah, dan los pedagang kontan saja, seluruh ruangan rumah tergenang air yang melimpah dari badan jalan itu," ungkap Rina.
Sementara, menurut Supandi warga lainnya, banjir di kawasan pasar tersebut, diduga disebabkan tidak adanya lobang serapan air di jalan kawasan pasar yang sudah dipasangi trotoar dan median jalan tersebut.
"Karena tidak adanya lobang serapan itulah, air memenuhi badan jalan dan saat sudah penuh, air langsung masuk ke rumah warga," ujarnya.
Disampaikan Supandi, pembangunan trotoar harusnya dibuat lobang serapan air yang banyak dan terhubung langsung ke draenase yang berada di bawah trotoar. Jika itu tidak ada, akibatnya banjir akan terus terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Pasar Tebing Tinggi.
"Kalau tidak, nanti akan banjir, banjir dan banjir lagi saat ada hujan deras. Ini harus menjadi perhatian pemerintah," tandasnya.
Sekcam Tebingtinggi Umar Hasan, mengaku sudah mendapat laporan warga terkait sering terjadinya banjir di kawasan Pasar Tebingtinggi. Dia mengaku akan segera menyampaikan permasalahan tersebut, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait, dalam hal ini Dinas PU Bina Marga Kabupaten Empatlawang, agar segera diambil tindakan segera untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut kedepanya.(cr27)
Keterangan foto: Genangan air di los pedagang los dan di badan jalan di kawasan Pasar Tebingtinggi, Senin (21/11) sekitar jam 17.00. Istimewa
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
// Banjir Genangi Kawasan Pasar Tebingtinggi.
EMPATLAWANG, SRIPO - Hujan deras mengguyur Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang dan sekitarnya, Senin (21/11) sekitar pukul 17.00 WIB, membuat para pedagang di kawasan Pasar Tebingtinggi, kalang kabut menyelamatkan barang dagangannya. Pasalnya, kawasan tersebut dilanda banjir setinggi lutut orang dewasa.
Pantauan wartawan di kawasan jalan Pasar Tebingtinggi, tampak genangan air menyerupai sungai mengalir deras di depan los pedagang pasar Musi Jaya II Tebingtinggi, ketinggian air di kawasan tersebut hingga mencapai menyentuh barang dagangan.
Beruntung genanga air tidak bertahan lama, namun tetap saja membuat barang-barang milik pedagang yang terlambat ditinggikan mengalami kerusakan.
Menurut penuturan Rina, salah seorang warga di Kelurahan Pasar Tebingtinggi, saat hujan deras berlangsung, air sebelumnya terlihat menggenangi jalan. Setelah menggenangi jalan, tiba-tiba air melimpah masuk ke dalam rumah warga yang memang lebih rendah dari badan jalan jalan.
"Awalnya menggenangi jalan, namun tiba-tiba genangan air mengalir deras ke dalam rumah, dan los pedagang kontan saja, seluruh ruangan rumah tergenang air yang melimpah dari badan jalan itu," ungkap Rina.
Sementara, menurut Supandi warga lainnya, banjir di kawasan pasar tersebut, diduga disebabkan tidak adanya lobang serapan air di jalan kawasan pasar yang sudah dipasangi trotoar dan median jalan tersebut.
"Karena tidak adanya lobang serapan itulah, air memenuhi badan jalan dan saat sudah penuh, air langsung masuk ke rumah warga," ujarnya.
Disampaikan Supandi, pembangunan trotoar harusnya dibuat lobang serapan air yang banyak dan terhubung langsung ke draenase yang berada di bawah trotoar. Jika itu tidak ada, akibatnya banjir akan terus terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Pasar Tebing Tinggi.
"Kalau tidak, nanti akan banjir, banjir dan banjir lagi saat ada hujan deras. Ini harus menjadi perhatian pemerintah," tandasnya.
Sekcam Tebingtinggi Umar Hasan, mengaku sudah mendapat laporan warga terkait sering terjadinya banjir di kawasan Pasar Tebingtinggi. Dia mengaku akan segera menyampaikan permasalahan tersebut, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait, dalam hal ini Dinas PU Bina Marga Kabupaten Empatlawang, agar segera diambil tindakan segera untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut kedepanya.(cr27)
Keterangan foto: Genangan air di los pedagang los dan di badan jalan di kawasan Pasar Tebingtinggi, Senin (21/11) sekitar jam 17.00. Istimewa
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.


0 Response to "Berita ada foto"
Post a Comment